Reynaldo Bryan Paparkan Visi Besar HIPMI: Kolaborasi Daerah untuk Indonesia

Ambon, Salawaku — Calon Ketua Umum HIPMI, Reynaldo Bryan, memaparkan visi dan misi kepemimpinannya dalam kegiatan Forum Bisnis HIPMI Maluku 2026 yang berlangsung di Zest Hotel Ambon, Selasa (12/5/2026).

Dalam pemaparannya, Reynaldo mengusung visi besar bertajuk “Kolaborasi Daerah untuk Indonesia” sebagai arah baru organisasi HIPMI dalam memperkuat ekonomi nasional melalui pembangunan berbasis daerah.

Ia menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perlambatan investasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK).

Meski pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran lima persen, menurutnya angka tersebut belum cukup untuk mencapai target pertumbuhan delapan persen pada 2029.

Selain tantangan domestik, Reynaldo juga menyoroti dampak gejolak geopolitik global terhadap stabilitas ekonomi nasional, seperti perang Rusia-Ukraina, ketegangan China-Taiwan, hingga perang dagang Amerika Serikat yang dinilai memengaruhi pasar global dan iklim.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi momentum bagi HIPMI untuk tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“HIPMI harus menjadi lokomotif pengusaha muda yang mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” ujar Reynaldo.

Dalam visi yang dipaparkannya, Reynaldo menekankan pentingnya revitalisasi HIPMI melalui pemberdayaan anggota untuk memperkuat ekonomi daerah, ekonomi nasional, hingga meningkatkan daya saing global.

Ia kemudian memperkenalkan konsep “Rey PATEN” sebagai arah misi organisasi ke depan. Konsep tersebut mencakup peningkatan jumlah anggota HIPMI berbasis inklusivitas, penguatan sektor pangan, ekonomi kreatif, energi bersih, ekonomi hijau dan biru, serta pengembangan teknologi digital sesuai potensi daerah.

Selain itu, HIPMI juga diarahkan menjadi mitra terpercaya pemerintah dalam menjalankan kebijakan dan program pembangunan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Reynaldo turut menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas usaha anggota melalui akses pasar, pendanaan, advokasi, dan pelatihan agar pengusaha muda mampu naik kelas dan bersaing secara nasional maupun global.

Menurutnya, penguatan nilai nasionalisme, profesionalisme, gotong royong, dan kekeluargaan juga menjadi fondasi penting dalam membangun kader HIPMI yang berkualitas dan berintegritas.

Melalui visi tersebut, Reynaldo berharap HIPMI dapat tumbuh menjadi organisasi pengusaha muda yang inklusif, adaptif, dan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia yang dimulai dari daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *