Ditjenpas Maluku Dorong Strategi Percepatan Zona Integritas menuju WBK di LPKA dan LPP Ambon

Ambon, Salawaku- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk memastikan implementasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) berjalan optimal, baik dari sisi pemenuhan data dukung, implementasi enam area perubahan, maupun penguatan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Ambon dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Ambon.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum) Kanwil Ditjenpas Maluku, Sarwono, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan (Kabid PK), Catherian V. Picauly, Selasa (12/5/2026).

Dalam arahannya, Sarwono menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi merupakan bentuk komitmen nyata seluruh jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh pegawai. Karena itu, evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana implementasi program benar-benar berjalan dan memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan,” ujar Sarwono.

Sementara itu, Kabid PK Catherian V. Picauly menekankan pentingnya konsistensi satuan kerja dalam melakukan pembenahan secara berkelanjutan, terutama pada aspek pelayanan publik dan penguatan pengawasan internal.

“Seluruh indikator pembangunan ZI harus dipenuhi secara substantif, bukan hanya administratif. Kami berharap jajaran LPP dan LPKA terus menjaga komitmen, memperkuat inovasi layanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan,” ungkap Catherian.

Kepala LPKA Ambon, Manuel Yenusi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Monev tersebut karena menjadi sarana evaluasi dan penguatan bagi jajarannya dalam memperbaiki berbagai aspek pembangunan ZI.

“Kami berterima kasih atas pendampingan dan evaluasi yang diberikan Kanwil Ditjenpas Maluku. Hasil Monev ini menjadi bahan perbaikan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat komitmen menuju satuan kerja yang berintegritas,” kata Manuel Yenusi.

Hal senada disampaikan Kepala LPP Ambon, Hesta Van Harling, yang menegaskan kesiapan jajarannya dalam menindaklanjuti seluruh masukan dan rekomendasi yang diberikan tim Monev.

“Kami akan segera menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang diberikan, baik terkait pemenuhan data dukung maupun penguatan implementasi program pembangunan Zona Integritas di lingkungan LPP Ambon,” ujar Hesta Van Harling.

Dari hasil kegiatan monitoring dan evaluasi, tim Kanwil Ditjenpas Maluku memberikan sejumlah catatan strategis, di antaranya perlunya penguatan eviden pada beberapa area perubahan, optimalisasi publikasi inovasi layanan, peningkatan kualitas survei kepuasan masyarakat, serta konsistensi dalam pengelolaan manajemen risiko dan melengkapi data dukung yang belum optimal, serta meningkatkan koordinasi dan monitoring internal secara berkala guna mendukung keberhasilan pembangunan Zona Integritas menuju WBK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *