Setahun Pengelola Kantin Diduga Jadikan Fasilitas BPSDM Sebagai Rumah Pribadi

Ambon, Salawaku-Selama kurang lebih satu tahun Moksen Hasan pengelola kantin Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, diduga menggunakan fasilitas kantor sebagai rumah pribadi.

Pantauan Salawaku dikantor BPSDM dalam beberapa minggu terakhir, ternyata ada tiga kamar yang digunakan Moksen dan keluarganya.

Bahkan, depan kamar yang merupakan kamar untuk peserta latsar malah dijadikan parkiran kendaraan pribadinya.

Tiga kamar yang berada di gedung mutiara yang merupakan gedung VIP dijadikan kamar pribadi layaknya rumah sejak Januari 2025 hingga saat ini.

Parahnya lagi, Moksen bersama sang istrinya Shanti Candy Aldona menggunakan menggunakan bendera CV. Valliant Dwi Perkasa untuk tender Pengadaan Makan Minum Pelatihan Kepempimpinan Administrator (PKA) hingga pelatihan Peserta Latsar CPNS dan di BPSDM sejak tahun 2025. Namun ternyata CV Valliant Dwi Perkasa pernah tersandung kasus pengadaan Seragam Siswa SD/MI dan SMP/MTs di kabupaten SBB yang direkturnya divonis 1 tahun penjara pada tahun 2024.

Keberadaan pengelola kantin ini ternyata sudah meresahkan seluruh pegawai kantor BPSDM.

Namun iapun berlindung dengan mengaku merupakan keluarga Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Sementara itu, ibu Shanti Candy Aldona yang dikonfitmasi melalui pesan aplikasi Whatsapps membantah.

“Dari mana info yg tidak benar ini ade? Rumah pribadi saya ada. Untuk apa saya mau jadikan BPSDM rumah pribadi? Saya hanya sebagai penyedia catering yg mana tempat untuk org katering yg berlantai 2 di belakang itu belum selesai..maka dari itu kepala BPSDM memberikan kamar untuk kami istirahat sementara ketika kegiatan berlansung BUKAN SAYA TINGGAL DI SITU YA ,” Balasnya melalui pesan WA.

Iapun memgaku kalau motor tersebut milik adiknya yang bekerja di weda.

“Hehe..Jangan hanya lihat motor parkir di situ trus di jadikan bahan ade..itu motor adik saya dia titip di situ sementara karena di rumah lagi renovasi dan adik saya bekerja di weda. saya juga minta ijin untuk adik saya titip sementara motornya di situ,” Ujarnya lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *