Sinergi Rutan Ambon dan BPVP Ambon dalam Mempersiapkan WBP Mengikuti Pelatihan Keterampilan
Ambon, Salawaku– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus memperkuat sinergi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon dalam mempersiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti pelatihan keterampilan. Salah satu tahapan persiapan tersebut diwujudkan melalui kegiatan verifikasi data terhadap 16 orang WBP calon peserta pelatihan yang dilakukan oleh petugas BPVP Ambon. Senin (26/10)
Kegiatan verifikasi data ini dilaksanakan oleh Fanny Alfonsina Wolantery selaku Pengantar Kerja BPVP Bersama Staff peserta, Geofany Ririne. Proses verifikasi menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan untuk memastikan kesesuaian data calon peserta sebelum mengikuti program pelatihan keterampilan yang direncanakan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon dan BPVP Ambon berupaya membangun koordinasi yang baik guna mendukung kelancaran pelaksanaan pelatihan. Verifikasi data juga menjadi langkah awal untuk mempersiapkan warga binaan agar dapat mengikuti program pembinaan kemandirian secara terarah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Fanny Alfonsina Wolantery menjelaskan bahwa verifikasi data merupakan bagian dari persiapan pelatihan untuk memastikan data calon peserta telah diperiksa sebelum memasuki tahapan berikutnya. “Melalui kegiatan verifikasi ini, kami melakukan pemeriksaan data terhadap 16 WBP calon peserta pelatihan dari Rutan Ambon sebagai bagian dari tahapan persiapan. Kami berharap proses ini dapat mendukung kelancaran pelaksanaan pelatihan keterampilan nantinya,” ungkap Fanny.
Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pemasyarakatan. Menurutnya, kerja sama dengan lembaga pelatihan vokasi seperti BPVP Ambon menjadi langkah strategis untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan dalam mengembangkan potensi diri dan meningkatkan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka setelah menjalani masa pidana.
“Sinergi dengan BPVP Ambon merupakan langkah positif dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan. Kami berharap melalui persiapan dan pelatihan keterampilan ini, warga binaan dapat memperoleh pengetahuan serta kemampuan yang bermanfaat sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujar Meta Putra.
Ia menambahkan bahwa persiapan yang matang diperlukan agar program pelatihan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para peserta. Oleh karena itu, koordinasi antara Rutan Ambon dan BPVP Ambon terus didorong sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan.
Menurut Meta Putra, kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Dengan memiliki keterampilan yang bermanfaat, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri serta mempersiapkan diri untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.
Sementara itu, perwakilan peserta WBP Rutan Ambon, Anto, menyambut baik kegiatan verifikasi data yang dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan mengikuti pelatihan keterampilan. Ia berharap program tersebut dapat memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengetahuan dan kemampuan baru yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Kami menyambut baik kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan ini. Kami berharap melalui program ini, kami bisa mendapatkan ilmu dan keterampilan baru yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun membuka usaha setelah kembali ke masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada pihak Rutan Ambon dan BPVP Ambon yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti program pembinaan ini,” ungkap Anto.
Anto juga berharap pelatihan keterampilan tersebut dapat berjalan dengan lancar sehingga seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan dengan baik. Menurutnya, kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan menjadi dorongan bagi warga binaan untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Sinergi antara Rutan Ambon dan BPVP Ambon melalui kegiatan verifikasi data ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Persiapan yang dilakukan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelatihan keterampilan secara terarah serta memberikan kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan sesuai dengan program yang akan diikuti.
Melalui kerja sama ini, Rutan Ambon terus berkomitmen mendorong program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan. Dengan dukungan BPVP Ambon, 16 WBP yang terdata sebagai calon peserta diharapkan dapat memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat untuk membuka peluang kerja maupun usaha setelah kembali ke tengah masyarakat.
Upaya tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Rutan Ambon dalam mendukung proses reintegrasi sosial melalui pembinaan yang berkelanjutan, sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik, mandiri, dan produktif.

