Padat Karya KSOP Ambon Libatkan 20 Warga, Fokus Perbaikan Fasilitas Kantor

Ambon, Salawaku — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon menggelar program Padat Karya Tahun Anggaran 2026 dengan melibatkan 20 warga setempat. Program ini tidak hanya difokuskan pada pemeliharaan fasilitas kantor, tetapi juga menjadi upaya memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah melalui kesempatan kerja sementara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pekerjaan pemeliharaan pagar dan tembok luar Kantor KSOP Kelas I Ambon.
Kepala KSOP Kelas I Ambon, Capt. Mochamad Abduh, M.M.Tr, dalam laporannya pada kegiatan Padat Karya, Senin (26/10/2026), menjelaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan dilakukan karena kondisi pagar dan tembok luar kantor mengalami kerusakan akibat faktor alam.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yakni memperbaiki sarana dan prasarana kantor sebagai instansi pelayanan publik di bidang transportasi laut sekaligus memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar.
“Program Padat Karya ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat lokal, khususnya warga berpenghasilan rendah, melalui upah kerja yang diterima selama kegiatan berlangsung,” demikian inti laporan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sebanyak 20 tenaga kerja yang dilibatkan berusia antara 24 hingga 50 tahun. Mereka berasal dari masyarakat sekitar, dengan masing-masing 10 orang dari kawasan Waihaong dan Batu Gantung.
Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada 26-31 Oktober 2026. Pekerjaan meliputi pemasangan perancah kayu seluas 45 meter persegi, pengerokan permukaan tembok dan pagar lama seluas 117 meter persegi, serta pekerjaan plesteran dan acian masing-masing seluas 123,10 meter persegi.
Selain itu, dilakukan pengecatan pagar dan tembok seluas 230,30 meter persegi serta pengecatan pintu pagar seluas 4 meter persegi.
Abduh berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, keselamatan tenaga kerja, serta ketentuan yang berlaku.
Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kualitas fasilitas kantor sekaligus membantu menambah pendapatan masyarakat yang terlibat.
Dalam kegiatan Padat Karya tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN dari daerah pemilihan Maluku, Widya Pratiwi, turut mengikuti kegiatan secara daring.
Kegiatan ini juga dihadiri jajaran instansi perhubungan di wilayah Maluku, termasuk perwakilan Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon, Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tual, BPTD Kelas II Maluku, KSOP Kelas IV Banda Neira, unit penyelenggara pelabuhan, Pangkalan PLP Tual, serta mitra kerja sektor transportasi.
Program Padat Karya diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, dan mendorong perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.
Melalui program ini, pemeliharaan fasilitas publik tidak hanya berorientasi pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga diarahkan agar manfaat anggaran pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *