Santika Premiere Ambon Cetak Pemimpin Profesional Lewat Leadership Training

Ambon, Salawaku — Hotel Santika Premiere Ambon terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya jajaran pimpinan, melalui kegiatan Leadership Training yang diikuti para leader mulai dari level Supervisor hingga Manager.

Pelatihan yang digelar Jumat (11/9/2026) di Santika Meeting Room 6, lantai 6 Hotel Santika Premiere Ambon, menjadi ruang bagi para peserta untuk mengevaluasi gaya kepemimpinan sekaligus menyusun langkah konkret dalam mengembangkan diri dan tim.

Training tersebut dibawakan Human Resources Manager Hotel Santika Premiere Ambon, Aldo Soumokil, dengan mengusung semangat “Lead Yourself First, Lead Your Team Next, Create the Impact.”

Dalam pelatihan, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai konsep kepemimpinan, tetapi juga diajak memahami bahwa seorang pemimpin memiliki peran penting dalam membangun hubungan antara people, performance, service hingga guest experience.

Aldo mengajak para peserta terlebih dahulu mengenali kekuatan kepemimpinan masing-masing melalui pertanyaan sederhana, “What am I good at?”

Sejumlah aspek yang dievaluasi meliputi kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, kerja sama tim, pengambilan keputusan, kedisiplinan, penanganan tamu, coaching, motivasi, kemampuan beradaptasi hingga pengendalian emosi.

Peserta juga diajak mengidentifikasi leadership gap dengan mengubah perspektif dari sekadar melihat kekurangan menjadi pertanyaan, “Apa yang perlu saya kembangkan?”

Melalui pendekatan tersebut, para leader diarahkan memahami hubungan antara persoalan yang muncul, dampaknya terhadap tim, kebutuhan pengembangan hingga tindakan yang harus dilakukan untuk menghasilkan perubahan.

Salah satu metode yang digunakan adalah Stop–Start–Continue. Peserta diminta mengidentifikasi kebiasaan yang perlu dihentikan, dimulai dan dipertahankan dalam menjalankan peran sebagai pemimpin.

Kebiasaan yang perlu dihentikan antara lain menyalahkan orang lain, memotong pembicaraan, menunda memberikan feedback maupun membawa emosi ke dalam pekerjaan.

Sebaliknya, peserta didorong untuk mulai memberikan apresiasi, lebih banyak mendengarkan, melakukan coaching dan memberi ruang kepada anggota tim untuk mengambil keputusan.

Sementara kebiasaan positif seperti menjaga disiplin, membantu tim, membangun komunikasi serta memberikan pelayanan terbaik tetap dipertahankan.

Menurut Aldo, perubahan dalam kepemimpinan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Perubahan dapat dibangun melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

“Leadership bukan tentang menjadi orang yang paling tahu atau selalu memiliki jawaban. Leadership dimulai ketika kita berani melihat diri sendiri, mengenali kekuatan, mengakui area yang masih perlu dikembangkan, kemudian memilih untuk berubah,” ujar Aldo.

Ia mengatakan, ketika seorang pemimpin terus berkembang, maka akan terbuka ruang bagi anggota tim untuk ikut bertumbuh.

“Ketika seorang leader bertumbuh, ia memberikan ruang bagi timnya untuk ikut bertumbuh,” tambahnya.

Dalam konteks industri perhotelan, lanjut Aldo, kepemimpinan memiliki kaitan langsung dengan kualitas pelayanan yang diberikan kepada tamu.

“Kita tidak bisa memisahkan people, performance, service, dan guest experience. Cara kita memimpin tim akan memengaruhi bagaimana mereka bekerja, bagaimana mereka memberikan pelayanan, dan pada akhirnya bagaimana tamu merasakan pengalaman di hotel,” jelasnya.

Untuk memastikan hasil pelatihan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, para peserta juga menyusun Personal Leadership Action Plan dengan prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

Fokus pengembangan meliputi komunikasi, delegasi, pemberian apresiasi hingga pengendalian emosi. Peserta menetapkan kondisi saat ini, target yang hendak dicapai, tindakan yang dilakukan, indikator keberhasilan serta batas waktu pengembangan.

Selain itu, peserta diperkenalkan dengan Daily Leadership Habits, mulai dari menetapkan sikap dan prioritas setiap pagi, menyapa tim, mengamati serta mendengarkan selama operasional, memberikan dukungan dan coaching, hingga melakukan evaluasi pada akhir shift.

Melalui kegiatan tersebut, Hotel Santika Premiere Ambon berharap para Supervisor dan Manager tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi mampu menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Pelatihan ditutup dengan refleksi personal mengenai sosok pemimpin yang ingin diwujudkan, perubahan yang akan dimulai serta komitmen kepemimpinan yang akan dijalankan mulai hari berikutnya hingga 30 hari ke depan.

Bagi Hotel Santika Premiere Ambon, kepemimpinan bukan sekadar persoalan posisi maupun jabatan. Kepemimpinan merupakan tentang pengaruh, keteladanan, pertumbuhan manusia dan dampak positif yang ditinggalkan.

Semangat “Lead Yourself First, Lead Your Team Next, Create the Impact” pun menjadi dorongan bagi jajaran pimpinan untuk terus berkembang, membangun tim dengan kesadaran dan keteladanan, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi setiap tamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *