MUBES III Hena Lima Digelar, Ini Agendanya

Ambon, Salawaku – Musyawarah Besar (MUBES) III Himpunan Keluarga Besar Hena Lima (HKBHL) digelar di Balai Bahasa Provinsi Maluku, Ambon, Minggu (23/8/2026).

Mubes dihadiri langsung oleh anggota DPR RI daerah pemilihan Maluku, Saadiah Uluputty Dirbimmas Polda Maluku, Kombes Pol. Hujra Soumena, Sekretaris Desa Negeri Negeri Lima, Imran Tunny dan Sekretaris Jenderal HKBHL, Abdu Assel.

Forum tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Hena Lima untuk melakukan evaluasi sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

Ketua Panitia MUBES III HKBHL, Fathur Sely, mengatakan MUBES bukan sekadar agenda rutin untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan merumuskan langkah bersama.

Mengusung tema “Transformasi Himpunan Melalui Persatuan, Partisipasi, dan Kepemimpinan Visioner”, MUBES III diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang dapat menghimpun seluruh potensi keluarga besar Hena Lima.

“Organisasi yang besar dan bermartabat tidak pernah lahir dari zona nyaman. Organisasi ditempa melalui gagasan yang konstruktif, dievaluasi melalui musyawarah, dan dirawat melalui regenerasi kepemimpinan yang sehat,” ujar Fathur dalam laporannya.

Menurutnya, MUBES III memiliki nilai strategis karena tidak hanya berbicara mengenai pergantian struktur kepengurusan, tetapi juga menyangkut masa depan HKBHL.

Forum tersebut, kata Fathur, harus menjadi momentum untuk melihat kembali capaian organisasi, mengidentifikasi berbagai kekurangan, serta menentukan arah perjuangan HKBHL agar semakin solid dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga besar Hena Lima.

Dorong Persatuan Keluarga Besar Hena Lima

Fathur mengajak seluruh peserta MUBES untuk menempatkan nilai kekeluargaan dan persaudaraan sebagai fondasi utama organisasi.

Ia mengakui, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola secara dewasa dan bermartabat demi menghasilkan keputusan terbaik.

“Biarkan gagasan beradu secara cerdas dan bermartabat. Namun, setelah ketukan palu sidang terakhir berbunyi, kita wajib kembali berdiri tegak dalam satu ikatan persaudaraan yang utuh, solid dan tak terpisahkan,” katanya.

Ia menegaskan, apa pun hasil MUBES nantinya, seluruh keluarga besar Hena Lima harus tetap menjaga persatuan dan kebersamaan.

Menurut Fathur, HKBHL harus menjadi rumah bersama bagi seluruh anak Negeri Lima, baik yang berada di Maluku maupun yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Pemimpin Baru Harus Visioner

Salah satu agenda penting MUBES III adalah pemilihan Ketua Umum PB HKBHL periode mendatang.

Fathur berharap pemimpin yang terpilih nantinya bukan hanya mampu menjalankan roda organisasi secara administratif, tetapi juga memiliki visi yang jelas untuk membawa HKBHL berkembang dan menjawab kebutuhan keluarga besar.

“Kita membutuhkan kepemimpinan yang mampu menghimpun seluruh potensi keluarga besar dan menerjemahkan tema MUBES ini menjadi program kerja yang nyata,” ujarnya.

Ia juga berharap kepengurusan baru dapat membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Negeri Lima, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta para profesional asal Negeri Lima.

Dengan demikian, HKBHL tidak berhenti sebagai organisasi paguyuban, tetapi mampu menjadi wadah yang memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan Negeri Lima.

Panitia Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Dalam kesempatan tersebut, Fathur menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja mempersiapkan MUBES III.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kerja kolektif, bukan keberhasilan individu.

“Terima kasih atas pengorbanan waktu, pikiran, tenaga dan soliditas luar biasa yang telah ditunjukkan selama masa persiapan,” ucapnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Pemerintah Negeri Lima, para donatur, keluarga besar HKBHL, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MUBES III.

Fathur berharap seluruh rangkaian musyawarah dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi.

“Pena boleh berbeda tulisan, namun tinta persaudaraan Hena Lima tidak akan pernah luntur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *