Kepala PPN Tual Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI Bersama Nelayan di KNMP Labetawi

  • Kepala PPN Tual Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI Bersama Nelayan di KNMP Labetawi, Senin (17/82026). Foto istimewa

Tual, Salawaku –  Semangat kemerdekaan mewarnai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Labetawi, Kota Tual, Senin (17/8), saat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama masyarakat dan nelayan setempat.

Kepala PPN Tual Ja’far Sahubawa bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri atas pegawai unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di wilayah Tual, antara lain PPN Tual, Pangkalan PSDKP Tual, serta penyuluh perikanan.

Upacara juga dihadiri jajaran Gugus Pulau VIII Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, perwakilan Dinas Perikanan Kota Tual, perbankan, BPJS Ketenagakerjaan, perangkat Desa/Ohoi Labetawi, pengurus KNMP Labetawi, taruna Politeknik, mahasiswa, siswa SD dan SMP Labetawi, tokoh adat, anak buah kapal (ABK), serta para nelayan.


Momentum peringatan kemerdekaan tersebut turut diisi dengan sejumlah kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat nelayan. Di antaranya, penyerahan dan penyematan Satyalancana Karya Satya masa pengabdian 10 dan 20 tahun kepada pegawai negeri sipil, penyerahan Kartu Elektronik Buku Kapal Perikanan, Kartu Kusuka kepada nelayan, serta Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan nelayan.

Dalam amanatnya, Kepala PPN Tual menyampaikan sejumlah program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.


Ia menjelaskan, KNMP Labetawi merupakan salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pembangunan KNMP Labetawi telah dilaksanakan melalui alokasi tahap pertama pada 2025.

“Semoga melalui program ini nelayan semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” pesannya.

Pelaksanaan upacara di tengah komunitas nelayan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

Semangat kemerdekaan pun diharapkan terus diwujudkan melalui kerja nyata, peningkatan produktivitas, serta penguatan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

 

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *