Lapas Ambon Terus Maksimalkan Program Binaan Untuk Diekspor ke Luar Daerah

AMBON, SALAWAKU– Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman mengatakan, Lapas Ambon terus memaksimalkan program pembinaan bagi warga binaan agar hasil karya dari warga binaan bisa diekspor ke luar daerah.

“saya punya cita-cita memunculkan kearifan lokal yang di ekspor ke luar,” kata Kepala Lapas Sumarwoto Hendra Budiman saat memberikan sambutan lepas sambut di Lapas Ambon, Rabu (1/10).

Dia mengatakan, program pembinaan itu bertujuan untuk melatih kemandirian sehingga ada nilai jual yang bisa ditawarkan. Dirinya juga akan melihat peluang pasar untuk mengekspor hasil-hasil dari warga binaan ke luar.

“Selain itu, pembinaan berbasis keterampilan tersebut bertujuan agar warga binaan memiliki bekal produktif setelah bebas dan dapat berdaya saing di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut didukung instruktur berpengalaman serta sarana kerja yang disediakan di dalam lapas. Produk yang dihasilkan juga bernilai guna, bahkan sebagian sudah dimanfaatkan untuk kebutuhan internal lapas maupun masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, Sumarwoto menjelaskan Lapas Ambon juga membuka ruang kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta, seperti Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta lembaga pelatihan kerja. Kerja sama itu mencakup penyediaan instruktur, sertifikasi keterampilan, hingga akses pemasaran produk hasil karya warga binaan.

Sinergi dengan instansi terkait sangat penting agar keterampilan yang dipelajari di lapas sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan sertifikasi resmi dan jaringan kemitraan, warga binaan punya peluang lebih besar untuk diterima setelah bebas, jelasnya.

Ia menambahkan, program pembinaan itu sejalan dengan visi pemasyarakatan yakni memulihkan hubungan sosial warga binaan dan memberikan kesempatan kedua yang lebih baik.

Kami berharap setelah kembali ke tengah masyarakat, warga binaan tidak lagi terjerumus pada hal-hal negatif. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka bisa membuka usaha sendiri atau bekerja di sektor informal, kata dia.

Pihaknya juga mengajak masyarakat luas untuk memberikan dukungan dan kesempatan bagi warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukuman, sehingga reintegrasi sosial dapat berjalan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *