Lapas Wahai Sterilkan Blok Hunian dan Gudang, Antisipasi Penularan Hantavirus
Wahai, Salawaku – Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai bersihkan area gudang secara menyeluruh, serta semprotkan cairan disinfektan ke tiap-tiap blok dan kamar hunian, Selasa (26/5). Langkah masif ini difokuskan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap risiko penularan infeksi Hantavirus di lingkungan Lapas.
Aktivitas dimulai sejak pagi hari dengan mengeluarkan seluruh barang-barang yang menumpuk di gudang logistik untuk disortir serta dibersihkan dari debu dan kotoran. Petugas pengamanan bersama Warga Binaan menyisir setiap sudut ruangan guna memastikan tidak ada ruang gelap maupun lembap yang berpotensi menjadi sarang tikus yang dikenal sebagai vektor utama penyebar Hantavirus.
Setelah pembersihan fisik selesai, petugas langsung bergerak melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan antiseptik khusus. Sterilisasi ini menyasar seluruh fasilitas bersama, mulai dari lorong blok hunian, fasilitas sanitasi, hingga bagian dalam kamar yang dihuni Warga Binaan.
Salah seorang Warga Binaan berinisial AD sangat mendukung sterilisasi berkala tersebut demi kenyamanan bersama di kamar hunian. “Kami merasa lebih tenang setelah ada pembersihan gudang dan penyemprotan disinfektan ini. Kamar jadi terasa lebih bersih dan kami tidak perlu khawatir lagi dengan ancaman penyakit atau virus yang dibawa oleh tikus,” tuturnya.
Sterilisasi ini melibatkan pengawasan melekat dari jajaran struktural Lapas untuk memastikan seluruh prosedur sanitasi berjalan sesuai standar keamanan dan lingkungan. Pembersihan gudang dinilai krusial karena ruangan penyimpanan barang sering kali menjadi lokasi paling rawan jika tidak dirawat secara berkala.
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Usman Bakri menjelaskan tindakan tegas ini diambil sebagai respons cepat untuk menjaga standar lingkungan yang aman dan bersih bagi seluruh penghuni Lapas. “Fokus utama kami hari ini adalah memutus mata rantai potensi penyebaran virus dengan menyasar area sensitif, seperti gudang dan kamar hunian. Kebersihan blok adalah komitmen kami menjaga ketertiban lingkungan Lapas dan kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkala,” jelasnya.
Aksi ini mendapat dukungan dari Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya. Ia menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kebersihan lingkungan sebagai langkah konkret mitigasi penyakit menular di Lapas.
“Kesehatan seluruh Warga Binaan merupakan tanggung jawab kami. Melalui penyemprotan menyeluruh dan pembersihan gudang ini, kami ingin memastikan lingkungan Lapas Wahai benar-benar aman, higienis, dan bebas dari ancaman penularan Hantavirus maupun penyakit berbahaya lainnya,” ujar Tersih.
Melalui sterilisasi intensif ini, Lapas Wahai menargetkan untuk terus mempertahankan status lingkungan yang sehat dan kondusif sehingga seluruh program pembinaan bagi Warga Binaan berjalan optimal tanpa hambatan masalah kesehatan.


