IPPMAP mendorong ada Pembangunan KNMP di dusun Waemital Desa Pelauw
Ambon, SALAWAKU- Dalam rangka mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir yang merupakan sentra aktifitas para nelayan, Pemerintah telah mencanangkan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinsiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Program pembangunan KNMP ini difokuskan pada kawasan pesisir yang didominasi oleh masyarakat dengan profesi sebagai nelayan.
Dengan ditetapkan dan dibangunnya KNMP ini akan memberikan dampak pertumbuhan ekononi yang signifikan, karena didalamnya akan terbangun fasilitas pendukung aktifitas nelayan, seperti tambatan perahu, tempat penyimpanan ikan (coldstorage), mini pabrik es (ice flage), toko nelayan, perbaikan kapal, sarana ibadah, instalasi air bersih, jalan, kendaraan pendingin, sarana penangkapan.
Serta para nelayan maupun pekerja akan dibekali ketrampilan dalam melakukan penanganan dan lainnya yang dapat memberikan dampak terhadap peningkatan taraf hidup dan pendapatan masyarakat setempat.
Melalui program ini, pemerintah telah membangun 65 titik ditahun 2025 dan berencana membangun 1000 titik di 2026.
Untuk itu Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pelauw (IPPMAP) memandang positif program bapak presiden Prabowo Subianto membangun KNMP di wilayah wilayah pesisir, dan mendorong kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Pemerintah Desa, agar ada satu titik dibangun di desa Pelauw tepatnya di dusun waemital.
“Pemilihan dusun waemital sangat tepat karena 98% masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan,” ucap Ketua Umum IPPMAP M. Syarif Tuasikal kepada media ini, Kamis (19/2/2026).
Hal ini juga sesuai dengan persyaratan serta tentunya dapat didukung dengan ketersediaan tanah yg dapat dialokasikan dari tanah negeri.
(**)


