Ambon, Salawaku– Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon terus berupaya menghadirkan pembinaan yang positif dan bermakna bagi Anak Binaan. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan musik tradisional Jukulele yang dilaksanakan pada Sabtu, (3/1), bertempat di area gazebo LPKA Ambon.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh petugas LPKA Ambon dan dipandu langsung oleh Staf Pembinaan, Yosi Leweharila. Dalam pelatihan tersebut, Anak Binaan diberikan pengenalan tentang musik tradisional Jukulele, teknik dasar memainkan alat musik, serta praktik bersama sebagai bentuk pengembangan kreativitas dan ekspresi seni.
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menyampaikan bahwa pembinaan melalui seni dan budaya merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kepercayaan diri Anak Binaan.
“Pelatihan musik Jukulele ini menjadi wadah bagi Anak Binaan untuk mengembangkan potensi dan kreativitas mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan LPKA Ambon terhadap Ambon sebagai The City of Music,” ujar Kurniawan.
Senada dengan hal tersebut, Yosi Leweharila menuturkan bahwa musik tradisional memiliki nilai edukatif dan kultural yang kuat.
“Melalui pelatihan ini, Anak Binaan tidak hanya belajar bermain musik, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, disiplin, dan kecintaan terhadap budaya lokal Maluku,” ungkapnya.
Salah satu Anak Binaan berinisial A mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya senang bisa ikut pelatihan ini. Selain menambah pengetahuan tentang musik tradisional, kegiatan ini juga membuat kami lebih percaya diri,” tuturnya.
Dengan adanya pelatihan musik tradisional Jukulele ini, LPKA Ambon berharap Anak Binaan dapat memperoleh keterampilan positif, menyalurkan minat dan bakat secara produktif, serta memiliki bekal yang bermanfaat untuk masa depan ketika kembali ke tengah masyarakat.






