Geser, Salawaku- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser kembali mengambil langkah inovatif melalui kegiatan pemberdayaan warga binaan yang kini aktif mengolah hasil komoditas lokal yang melimpah dan memiliki potensi pasar yang menjanjikan yakni memproduksi Ikan Asin jenis balobo, selasa (13/1)
Dorongan produktivitas ini bertujuan untuk mengisi waktu luang warga binaan dengan kegiatan produktif yang bermanfaat sekaligus mewujudkan kemandirian ekonomi dan perubahan mental bagi warga binaan yang semakin kreatif dan inovatif dalam mengolah potensi lokal menjadi produk UMKM.
Pelaksana Harian Kasubsi Pembinaan, M. Yusuf Kilkoda mengatakan, Program ini menjadi inisiasi jitu untuk membekali warga binaan dengan keterampilan wirausaha. Transformasi ini mengubah stigma negatif menjadi optimisme, lingkungan pemasyarakatan tidak lagi dipandang sebagai pengurung kreativitas, melainkan wadah untuk membentuk pribadi yang produktif dan kreatif.
“Saat ini, di bawah bimbingan petugas, warga binaan terlibat langsung memproduksi ikan asin mulai dari proses pembersihan, penggaraman, hingga, pengeringan dan pengemasan produk yang higienis. Setiap produk olahan ikan balobo yang dihasilkan nantinya, adalah bukti nyata dari semangat warga binaan untuk berubah ke arah yang lebih baik. Mereka tidak hanya menciptakan produk, tetapi juga harapan baru untuk masa depan. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan bimbingan yang tepat produk ikan asin ini menjadi karya nyata yang akan bermanfaat,” terangnya.
Sementara itu, Dikonfirmasi Tim Humas, Kepala Lapas Geser, Mulyo Utomo mengatakan, Hasil olahan Ikan Asin Balobo ini menjadi bukti nyata kontribusi Lapas Geser dalam mendukung program pengembangan produk UMKM yang diinisisasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam 13 program akselerasi.
“Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya kami untuk membekali warga binaan dengan keahlian yang dapat digunakan setelah mereka bebas nanti. Dengan bekal keterampilan ini, diharapkan mereka dapat lebih mudah berintegrasi kembali ke masyarakat dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ujarnya.
Lebih lanjut Kalapas menegaskan, Lapas Geser berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan program-program pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. “Kami ingin menunjukan bahwa lingkungan Lapas adalah tempat pembinaan yang efektif, dimana warga binaan dapat belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.






