Warga Binaan Lapas Namlea Jadikan Perpusatakaan Sarana Literasi

- Editorial Team

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namlea, Salawaku – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea makin menunjukkan minatnya dalam menumbuhkembangkan pengetahuan dan wawasannya dengan membaca buku di perpustakaan Lapas, Selasa (13/1). Kegiatan membaca ini sudah menjadi rutinitas harian warga binaan dalam mengisi waktu luangnya dengan tetap mendapatkan pengawasan dari petugas.

Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin menyampaikan setiap warga binaan diwajibkan mengikuti kegiatan-kegiatan pembianaan yang dijalankan di Lapas termasuk pembinaan literasi yang digelar di perpustakaan.

“Kita sudah menyusun jadwal bagi warga binaan dari tiap tiap blok yang akan mendapatkan giliran membaca di perpustakaan. Kami pastikan setiap hari tempat ini terisi dan dimanfaatkan warga binaan untuk membaca,” kata Mustafa.

Baca juga :  Lapas Tual Raih Penghargaan Terbaik II Pengelolaan Anggaran Tingkat Kanwil Ditjenpas Maluku

Ia menambahkan, tingginya antusiasme warga binaan terlihat dari beberapa di antaranya yang telah menamatkan sejumlah buku bacaan. “Kami menyediakan berbagai koleksi buku dengan topik-topik menarik, sehingga warga binaan merasa tertarik dan termotivasi untuk membaca,” tambahnya.

Penyediaan perpustakaan bagi warga binaan merupakan upaya Lapas Namlea yang memiliki segudang manfaat diantaranya fungsi edukatif, fungsi pembinaan kepribadian, fungsi rekreatif, dan informatif.

Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy mengatakan perpustakaan merupakan ruang ilmu yang berperan sebagai sarana belajar dan pengembangan wawasan untuk warga binaan. Hal ini merupakan salah satu hak yang wajib dirasakan warga binaan agar diberikan akses dalam mendapatkan pendidikan dan mendapatkan informasi meskipun di tempat terbatas.

Baca juga :  Lapas Geser Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Olahan Ikan Asin Balobo

“Lapas bukan semata-mata tempat untuk menghukum, tetapi tempat untuk membina warga binaan, baik dari aspek kepribadian maupun kemandirian. Melalui perpustakaan, kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan agar tidak tertinggal dari perkembangan informasi dan ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Berita Terkait

Lapas Tual Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Lewat Sinergi Bersama Kemenag Malra
Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Piru Rutin Geledah Blok Hunian
LPKA Ambon Raih Penghargaan Humas Terbaik II
Lapas Geser Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Olahan Ikan Asin Balobo
Kalapas Tual Ikut Penyusunan Target Kinerja dan Program Aksi Tahun 2026
Konsistensi Pemberitaan, Humas Lapas Tual Raih Prestasi
Lapas Tual Raih Penghargaan Terbaik II Pengelolaan Anggaran Tingkat Kanwil Ditjenpas Maluku
Warga Binaan Lapas Wahai Panen Tomat Segar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:52 WIT

Lapas Tual Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Lewat Sinergi Bersama Kemenag Malra

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:40 WIT

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Piru Rutin Geledah Blok Hunian

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:38 WIT

LPKA Ambon Raih Penghargaan Humas Terbaik II

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:35 WIT

Lapas Geser Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Olahan Ikan Asin Balobo

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIT

Warga Binaan Lapas Namlea Jadikan Perpusatakaan Sarana Literasi

Berita Terbaru

Daerah

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Piru Rutin Geledah Blok Hunian

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:40 WIT

Daerah

LPKA Ambon Raih Penghargaan Humas Terbaik II

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:38 WIT