Saparua, Salawaku – Dalam suasana perayaan Natal dan Tahun Baru, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada keluarga Warga Binaan di lingkungan Lapas Saparua sebagai bentuk kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan, Jumat, 26/12.
Pembagian bantuan sosial tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, kepada para penerima bantuan. Keluarga Warga Binaan yang menerima bantuan merupakan pihak yang dinilai membutuhkan dukungan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya dalam suasana perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Saparua membagikan dua paket bantuan sosial. Setiap paket sembako berisi beras 5 kg, daun teh satu pack, minyak goreng 1 liter, serta gula pasir 1 kg. Bantuan yang disalurkan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga Warga Binaan dalam aktivitas sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Lapas Saparua kepada keluarga Warga Binaan sekaligus untuk menjaga kebersamaan dan hubungan yang harmonis.
“Bakti sosial ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Lapas Saparua kepada keluarga Warga Binaan sekaligus menjaga kebersamaan dan hubungan yang harmonis,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kalapas Saparua menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pemasyarakatan. Menurutnya, perhatian kepada keluarga Warga Binaan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat dukungan moral serta menjaga hubungan baik antara Lapas dan keluarga Warga Binaan.
Pelaksanaan kegiatan bakti sosial berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan serta memperhatikan ketertiban di lingkungan Lapas Saparua.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas III Saparua berharap dapat terus menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat peran pemasyarakatan sebagai institusi yang humanis dan peduli terhadap keluarga Warga Binaan, khususnya dalam momentum perayaan Natal dan Tahun Baru.






