Tangisan Bayi di Belakang Rumah Gegerkan Warga Tulehu, Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Ambon, Salawaku– Suara tangisan bayi yang memecah keheningan malam menggegerkan warga Dusun Keramat Bawa, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (11/6/2026) dini hari.
Tangisan tersebut mengantarkan warga pada penemuan seorang bayi perempuan yang diduga sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan.
Bayi malang itu ditemukan sekitar pukul 00.20 WIT dalam kondisi masih hidup dan lengkap dengan ari-arinya. Beruntung, bayi tersebut segera diselamatkan warga dan mendapat penanganan medis.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janet Luhukay, menjelaskan bahwa penemuan bayi berawal saat seorang mahasiswa bernama Putri Nursyabani Aulia (19) hendak menuju dapur rumahnya.
Saat itu, Putri mendengar suara seorang perempuan dan laki-laki berbicara di belakang rumah. Salah satu kalimat yang sempat terdengar adalah, “Pelan-pelan jang sampe orang dong bangun.”
Merasa curiga karena mengira ada orang yang hendak melakukan pencurian, Putri segera memberitahukan hal tersebut kepada orang tuanya. Ketika dilakukan pengecekan di sekitar belakang rumah, mereka justru mendengar suara tangisan bayi.
Pencarian kemudian mengarah pada seorang bayi perempuan yang terbaring di atas tanah dengan alas sebuah keset kaki. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup meski baru saja dilahirkan.
Melihat kondisi itu, keluarga saksi segera mengevakuasi bayi dan menghubungi personel Polsek Salahutu. Polisi yang tiba di lokasi langsung membawa bayi tersebut ke RSUD dr. H. Ishak Umarella Tulehu untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.
“Saat ini bayi masih berada di RSUD dr. H. Ishak Umarella Tulehu dalam kondisi sehat dan akan menjalani perawatan medis selama dua hari,” kata Ipda Janet.
Hingga kini, Polsek Salahutu masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menemukan orang tua maupun pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar segera melaporkannya guna membantu proses penyelidikan.


