Langgur, Salawaku – Meski berada di balik jeruji besi, sukacita Natal tetap dirasakan dengan penuh khidmat oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku. Melalui teknologi virtual, mereka bergabung dalam perayaan Natal bersama yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan (YPWBP) Cahaya Kasih, Selasa (30/12/2025).
Acara yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh puluhan warga binaan Nasrani di Balai Kei Lapas Tual. Walaupun terpisah jarak dengan para pengurus yayasan dan jemaat lainnya, suasana haru dan kekeluargaan tetap menyelimuti prosesi ibadah dan perayaan tersebut.
Melalui layar monitor, perwakilan Yayasan Cahaya Kasih menyampaikan pesan penguatan agar momentum Natal menjadi titik balik bagi para warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Natal bukan soal di mana kita berada, tapi soal bagaimana hati kita bersiap menerima terang. Kami ingin memastikan saudara-saudara kami di Lapas tetap merasakan kasih dan dukungan dari luar,” ujar salah satu pengurus yayasan dalam sambutannya.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Penggunaan sarana daring menjadi solusi efektif untuk memperluas jangkauan pembinaan mental dan spiritual. Kerja sama dengan yayasan seperti Cahaya Kasih sangat membantu dalam memberikan bimbingan moral yang berkelanjutan.Para warga binaan terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari puji-pujian hingga pesan khotbah.
Perayaan ini ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian di dalam Lapas serta keselamatan keluarga para warga binaan di rumah. Diharapkan, kegiatan ini mampu memberikan ketenangan batin dan motivasi bagi para warga binaan untuk terus menjalani proses integrasi sosial dengan positif.






