Subhan Pattimahu Tegaskan Musda Golkar Ambon Tak Dibatalkan, Hanya Diskors Tunggu Arahan DPP
Ambon, Salawaku — Polemik seputar pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kota Ambon akhirnya mendapat penjelasan.
Perwakilan DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Subhan Pattimahu, menegaskan bahwa tidak pernah ada pembatalan Musda, melainkan hanya skorsing sementara.
Menurut Subhan, seluruh tahapan Musda telah berjalan sesuai mekanisme organisasi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Namun, saat memasuki sidang paripurna pertama, forum diskors atas instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar.
“Informasi pembatalan itu tidak benar. Musda tetap berjalan sesuai aturan, hanya diskors atas perintah Ketua Umum,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut menunjukkan sikap disiplin kader Golkar di Kota Ambon hingga tingkat kecamatan. Olehnya itu sebagai kader yang militan, rasionalitas tetap dijaga.
Subhan juga menyoroti adanya kekeliruan dalam kebijakan Bidang Kepartaian DPD Golkar Maluku terkait surat penundaan Musda.
Ia mengungkapkan, surat tersebut baru diterbitkan sehari sebelum pelaksanaan, sementara seluruh persiapan dan tahapan sudah rampung sesuai jadwal yang ditetapkan melalui pleno.
“Secara normal, penundaan itu harus disampaikan minimal seminggu sebelum pelaksanaan. Ini baru H-1, padahal panitia sudah bekerja berdasarkan keputusan pleno tanggal 30 April 2026,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut penerbitan surat tersebut tidak melalui mekanisme pleno DPD dan bahkan tidak ditandatangani oleh pihak yang berwenang, baik Ketua Bidang Kepartaian maupun Ketua DPD Golkar Maluku.
Di tengah dinamika itu, Subhan mengapresiasi langkah Ketua Harian DPD Partai Golkar Maluku, Ridwan Rahman Marassabessy, yang tetap hadir membuka Musda sebagai bentuk menjaga marwah partai dan merawat soliditas internal.
Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat posisi Kota Ambon sebagai ibu kota provinsi sekaligus barometer politik di Maluku, apalagi sejumlah Musda di kabupaten sebelumnya mengalami kebuntuan.
“Ini langkah strategis untuk menjaga stabilitas partai. Ketua harian hadir sebagai upaya penyelamatan agar Musda tetap berjalan,” katanya.
Subhan menegaskan, hingga saat ini Musda X Golkar Kota Ambon hanya diskors sementara sambil menunggu arahan lanjutan dari DPD Golkar Maluku yang akan berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar.
“Jadi perlu diluruskan, tidak ada pembatalan. Yang ada hanya skorsing sembari menunggu keputusan lanjutan,” pungkasnya.


