Stok BBM Maluku Aman, Pertamina Minta SPBU Buka Pukul 05.00 WIT
Ambon, Salawaku– Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan minyak tanah di Provinsi Maluku dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepastian itu disampaikan Sales Area Manager Retail Maluku, Aria Aditya, usai mengikuti rapat koordinasi lintas stakeholder terkait pengamanan ketersediaan dan distribusi BBM di Mapolda Maluku, Senin (14/9/2026).
Aria mengatakan, ketahanan stok atau coverage day sejumlah komoditas energi di Maluku saat ini berada pada kisaran 11 hingga 30 hari, tergantung jenis produknya.
“Kondisi stok BBM, LPG, minyak tanah itu dalam kondisi yang sangat-sangat melebihi kebutuhan masyarakat, dengan coverage day di atas 11 sampai dengan 30 hari,” kata Aria kepada wartawan.
Menurutnya, jaminan pasokan juga terus dijaga karena suplai baru secara berkala masuk melalui Integrated Terminal Wayame. Kondisi tersebut memastikan ketersediaan energi di Maluku tetap berkesinambungan.
“Kami pastikan untuk kontinuitas supply dan security of supply untuk produk BBM, LPG dan minyak tanah di Provinsi Maluku tercukupi,” ujarnya.
Meski stok disebut aman, Pertamina tetap mengambil langkah untuk mengatasi antrean kendaraan, khususnya kendaraan logistik, yang muncul di sejumlah SPBU.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperpanjang waktu pelayanan SPBU. Pertamina meminta pengelola SPBU membuka layanan lebih pagi, yakni mulai pukul 05.00 WIT.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat pelayanan kendaraan logistik sehingga antrean dapat terurai sebelum memasuki jam sibuk masyarakat.
“SPBU kita minta untuk operasional jam 5 pagi sehingga antrean itu bisa lebih cepat terurai. Pada saat kondisi rush hour, masyarakat mau pergi bekerja, kendaraan-kendaraan logistik itu sudah bisa terlayani dan sudah terurai,” jelasnya.
Selain mengurai antrean, pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi juga diperketat. Aparat bersama Pertamina dan pengelola SPBU melakukan monitoring guna mencegah praktik pengisian berulang menggunakan barcode maupun modus transaksi lain yang tidak sesuai ketentuan.
Pengawasan di lapangan turut diperkuat melalui pemanfaatan kamera pengawas atau CCTV di area pengisian BBM.
Pertamina bersama pemerintah dan aparat keamanan memastikan pengelolaan distribusi BBM di Maluku tidak hanya berorientasi pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikan penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Dengan stok yang dinyatakan aman serta pengawasan yang diperketat, masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan yang justru berpotensi menimbulkan antrean panjang di SPBU.

