RAKERDA HIPMI Maluku 2026 Fokus Perkuat Sinergi dan Kemandirian Ekonomi Daerah

Ambon, Salawaku — Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Masa Bakti 2025–2028 di Kota Ambon, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan dipusatkan di Zest Hotel Ambon.

Forum strategis tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Panitia Rakerda BPD HIPMI Maluku, Fahrul Kaisuku, mengatakan Rakerda bukan sekadar agenda organisasi, namun menjadi ruang merumuskan arah perjuangan pengusaha muda Maluku ke depan.

“RAKERDA ini menjadi wadah untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan sinergi antar pengurus dan anggota, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam mendukung pembangunan ekonomi di Maluku,” ujar Fahrul dalam laporan kepanitiaannya.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan BPP HIPMI, jajaran pengurus BPD HIPMI Maluku, para Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten/Kota se-Maluku, senior HIPMI, mitra perbankan, serta unsur pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Fahrul menegaskan HIPMI memiliki posisi strategis sebagai wadah pengusaha muda yang berperan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

Menurutnya, pelaksanaan Rakerda merupakan amanat organisasi sebagaimana tertuang dalam AD/ART HIPMI dan menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan program prioritas kepengurusan.

“Melalui Rakerda ini diharapkan lahir gagasan dan inovasi yang mampu memperkuat organisasi serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah,” katanya.

RAKERDA BPD HIPMI Maluku Tahun 2026 mengusung tema: “SINERGI HIPMI MALUKU: Kolaborasi Memperkuat Organisasi, Menggerakan Kemandirian Ekonomi Daerah, dan Menciptakan Peluang Usaha Berkelanjutan.”

Adapun agenda utama kegiatan meliputi pembahasan dan penetapan program kerja BPD HIPMI Maluku Masa Bakti 2025–2028, penyusunan prioritas organisasi, serta penguatan implementasi hasil Musyawarah Daerah HIPMI Maluku.

Fahrul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan hingga berjalan lancar. Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam Rakerda dapat menjadi energi baru bagi kemajuan pengusaha muda di Maluku.

Menutup laporannya, Fahrul menyampaikan pantun bernuansa potensi sumber daya alam Maluku yang disambut antusias peserta forum.

“Gunung emas di Pulau Buru, nikel tertidur hanya di Seram. Blok Masela tenggara baru, tanya investor baca bismillah, dorang mangaku Alhamdulillah,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *