Pimpin Upacara Harganas, Kalapas Namlea Tekankah Peran Ayah dalam Membangun Generasi Unggul
Namlea, Salawaku– Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 turut diperingati Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea melalui kegiatan upacara yang dilaksanakan di halaman depan Lapas, Senin (29/6). Upacara tersebut dipimpin Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, dan dihadiri seluruh pegawai dengan berbalut pakaian adat nusantara.
Dalam sambutannya, Marasabessy menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa kuat ditengah era VUCA saat ini yang dicirikan oleh Volatility (gejolak perubahan yang begitu cepat), Uncertainty (ketidakpastian yang tinggi), Complexity (kerumitan masalah yang saling bertautan), dan Ambiguity (kebingungan arah).
“Peringatan ini bukan sekadar baris tanggal di kalender tahunan yang kita peringati dengan berbagai seremonial. Lebih dari itu, hari ini adalah momentum refleksi nasional, sebuah jeda kultural untuk kita semua menengok kembali ke dalam rumah kita masing-masing,” tegas Marasabessy dalam amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam keluarga, peran ayah dinilai sangat penting karena tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah tetapi juga hadir secara fisik dan emosional dalam proses pengasuhan dan mendidik anak menjadi generasi unggul.
“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena yang disebut ‘fatherless country’—sebuah kondisi di mana secara fisik Ayah mereka ada di rumah, namun secara psikologis dan spiritual sosok Ayah itu absen dari kehidupan anak.,” tambahnya.
Hari Keluarga Nasional sendiri telah diperingati setiap 29 Juni sejak 1993. Namun, pada HARGANAS ke-33 tahun 2026, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk pertama kalinya mengimbau pelaksanaan upacara secara serentak di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melalui Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026.


