Ambon, Salawaku– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Maluku, Ricky Biantoro, memimpin langsung kegiatan Penyusunan Target Kinerja Program Aksi Tahun 2026 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala UPT se-Maluku serta para pejabat administrator Kanwil Ditjenpas Maluku, Selasa (13/1)
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pemasyarakatan dengan rencana aksi yang terukur, realistis, dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi di tahun 2026. Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya perencanaan berbasis data, kolaborasi lintas satuan kerja, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
“Target kinerja bukan sekadar angka, tetapi cerminan komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pembinaan yang optimal kepada warga binaan. Perencanaan yang baik hari ini akan menentukan kualitas kinerja kita di masa depan,” tegas Ricky Biantoro.
Ricky juga mengingatkan seluruh jajaran UPT agar program aksi yang disusun mampu menjawab tantangan organisasi, selaras dengan kebijakan nasional, serta mendukung pencapaian reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Maluku juga memberikan piagam penghargaan kepada UPT berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi yang telah ditunjukkan.
Pada Kategori Bidang Kehumasan, penghargaan diberikan kepada:
* Terbaik I: Lapas Wahai
* Terbaik II: LPKA Ambon
* Terbaik III: Lapas Tual
Sementara pada Kategori Capaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran, penghargaan diberikan kepada:
* Terbaik I: Lapas Ambon
* Terbaik II: Lapas Tual
* Terbaik III: Rutan Ambon dan Rutan Masohi
Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyusunan target kinerja secara bersama-sama memberikan kejelasan arah dan memperkuat sinergi antar-UPT.
“Melalui forum ini, kami di UPT dapat menyelaraskan kebutuhan lapangan dengan kebijakan Kanwil, sehingga target yang ditetapkan benar-benar aplikatif dan dapat dilaksanakan secara optimal,” ujar Sumarwoto.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum) Kanwil Ditjenpas Maluku, Sarwono, menekankan pentingnya dukungan administrasi dan tata kelola yang tertib dalam mendukung pencapaian target kinerja.
“Administrasi yang tertib, perencanaan anggaran yang tepat, serta pengelolaan sumber daya yang efektif menjadi fondasi utama agar seluruh program aksi tahun 2026 dapat berjalan sesuai rencana,” jelas Sarwono.
Kegiatan penyusunan target kinerja ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program aksi yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan, serta menjadi pedoman bagi seluruh UPT di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan pemasyarakatan di tahun 2026.
Kakanwil Ditjenpas Maluku Pimpin Penyusunan Target Kinerja Program Aksi Tahun 2026
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Maluku, Ricky Biantoro, memimpin langsung kegiatan Penyusunan Target Kinerja Program Aksi Tahun 2026 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala UPT se-Maluku serta para pejabat administrator Kanwil Ditjenpas Maluku.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pemasyarakatan dengan rencana aksi yang terukur, realistis, dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi di tahun 2026. Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya perencanaan berbasis data, kolaborasi lintas satuan kerja, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
“Target kinerja bukan sekadar angka, tetapi cerminan komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pembinaan yang optimal kepada warga binaan. Perencanaan yang baik hari ini akan menentukan kualitas kinerja kita di masa depan,” tegas Ricky Biantoro.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran UPT agar program aksi yang disusun mampu menjawab tantangan organisasi, selaras dengan kebijakan nasional, serta mendukung pencapaian reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyusunan target kinerja secara bersama-sama memberikan kejelasan arah dan memperkuat sinergi antar-UPT.
“Melalui forum ini, kami di UPT dapat menyelaraskan kebutuhan lapangan dengan kebijakan Kanwil, sehingga target yang ditetapkan benar-benar aplikatif dan dapat dilaksanakan secara optimal,” ujar Sumarwoto.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum) Kanwil Ditjenpas Maluku, Sarwono, menekankan pentingnya dukungan administrasi dan tata kelola yang tertib dalam mendukung pencapaian target kinerja.
“Administrasi yang tertib, perencanaan anggaran yang tepat, serta pengelolaan sumber daya yang efektif menjadi fondasi utama agar seluruh program aksi tahun 2026 dapat berjalan sesuai rencana,” jelas Sarwono.
Kegiatan penyusunan target kinerja ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program aksi yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan, serta menjadi pedoman bagi seluruh UPT di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan pemasyarakatan di tahun 2026.






