Hotel Santika Premiere Ambon Dukung Pelestarian Tradisi Pukul Sapu Lidi di Negeri Mamala

Ambon, Salawaku— Upaya pelestarian budaya lokal kembali mendapat dukungan dari sektor perhotelan. Hotel Santika Premiere Ambon menunjukkan kepeduliannya terhadap tradisi adat Maluku dengan berpartisipasi dalam pelaksanaan Tradisi Pukul Sapu Lidi di Negeri Mamala, Kabupaten Maluku Tengah, yang berlangsung pada Sabtu (28/3/2026).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran 100 paket snack box sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan ini sekaligus menjadi simbol keterlibatan dunia usaha dalam menjaga dan merawat warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Mamala.

Tradisi Pukul Sapu Lidi, yang dikenal juga dengan sebutan Ukuwala Mahiate, merupakan ritual adat yang digelar setiap tanggal 7 Syawal, beberapa hari setelah perayaan Idulfitri. Tradisi ini tidak sekadar menjadi tontonan budaya, tetapi sarat dengan nilai keberanian, persaudaraan, pengorbanan, dan kebersamaan yang menjadi identitas masyarakat Maluku.

Dalam berbagai catatan sejarah lokal, tradisi ini berkaitan dengan kisah pembangunan Masjid Mamala pada abad ke-17. Masyarakat setempat meyakini adanya “Minyak Mamala” yang berasal dari petunjuk Imam Tuni, yang digunakan dalam proses pembangunan masjid serta dipercaya mampu membantu perawatan luka para peserta saat mengikuti ritual adat tersebut.

Pelaksanaan tradisi tahun ini berlangsung meriah dan penuh makna. Selain atraksi utama Pukul Sapu Lidi, rangkaian acara juga diisi dengan tarian adat, drama musikal yang mengangkat sejarah Negeri Mamala, serta pertunjukan musik yang menambah semarak suasana kebersamaan masyarakat dan para pengunjung.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam sambutannya menegaskan bahwa Tradisi Pukul Sapu Lidi memiliki makna mendalam, bukan hanya sebagai pertunjukan budaya, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial masyarakat sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Maluku kepada khalayak luas.

Menurutnya, momentum budaya seperti ini memiliki daya tarik tersendiri dalam memperkenalkan identitas daerah sekaligus memperkuat nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Public Relations Manager Hotel Santika Premiere Ambon, Audra Pattiasina, menyampaikan bahwa keterlibatan pihak hotel merupakan bentuk komitmen perusahaan yang tidak hanya berfokus pada layanan hospitality, tetapi juga pada dukungan terhadap masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

Ia menegaskan bahwa program CSR yang dijalankan diharapkan dapat mempererat hubungan antara dunia usaha dan masyarakat, sekaligus memastikan tradisi adat tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, pelestarian budaya tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adat.

Dengan kolaborasi tersebut, tradisi seperti Pukul Sapu Lidi diharapkan terus lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Maluku, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di masa kini maupun mendatang.

Profil Singkat Hotel Santika Premiere Ambon

Hotel Santika Premiere Ambon merupakan bagian dari jaringan Santika Indonesia Hotels and Resorts, salah satu jaringan hotel lokal terbesar di Indonesia. Hotel berbintang empat ini berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 88, Ambon.

Hotel ini memiliki 143 kamar yang terdiri dari enam tipe, yaitu Deluxe Hill View, Deluxe Bay View, Premiere, Executive, Deluxe Suite, dan Santika Suite, dengan pemandangan laut dan perbukitan. Fasilitas lainnya meliputi lima ruang pertemuan dan satu ballroom yang mampu menampung hingga 1.000 orang.

Selain itu, tersedia Gandaria Restaurant yang menyajikan hidangan khas Nusantara dengan cita rasa khas Santika, serta Infinity Swimming Pool yang menjadi salah satu daya tarik bagi para tamu yang berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *