Belajar Kelola Sampah, Lapas Saparua Buat Bio Pori
Saparua, Salawaku – Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua di bawah Kanwil Ditjenpas Maluku menggelar kegiatan pembuatan lubang bio pori bersama Yayasan Bina Karta Lestari. Kegiatan ini melibatkan petugas, CPNS, dan warga binaan pemasyarakatan sebagai bentuk pembinaan lingkungan yang edukatif. Kegiatan berlangsung pada Jumat, (24/10).
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pengelolaan sampah organik di lingkungan lapas. Melalui pembuatan bio pori, sampah dapur dan dedaunan tidak lagi terbuang, melainkan diolah menjadi kompos alami yang berguna untuk menyuburkan lahan perkebunan lapas.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pembelajaran praktis bagi warga binaan. “Kegiatan ini kita lakukan untuk mengajarkan warga binaan cara mengelola sampah organik agar dapat dimanfaatkan kembali dan mendukung kebersihan serta kesuburan lahan perkebunan lapas,” ucapnya.
Pendampingan teknis diberikan langsung oleh pengurus Yayasan Bina Karta Lestari, Kristanto Irawan Putra, yang menjelaskan tahapan pembuatan bio pori di lapangan. “Setiap pipa dibuat dengan jarak satu meter. Kita isi dengan potongan sayuran, sisa makanan, dan daun-daunan yang dimasukkan paling akhir. Pipa sebaiknya ditutup agar tidak terendam air saat hujan. Untuk mempercepat prosesnya, bisa ditambah cairan biowash atau air cucian beras dengan perbandingan satu banding sati, Jika sudah penuh dan warnanya menghitam, kompos dapat diambil untuk dicampur dengan media tanam,” terangnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai inisiatif ini sebagai upaya positif yang sejalan dengan nilai pemasyarakatan modern. “Kegiatan seperti ini membangun kesadaran lingkungan dan menumbuhkan kemandirian, sehingga pembinaan warga binaan menjadi lebih produktif dan bermanfaat,” ujarnya.
Seluruh kegiatan berjalan lancar dan tertib. Melalui kegiatan ini, Lapas Saparua menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, serta bernilai guna bagi seluruh warga lapas.



