Bahlil Jalankan Misi Kenegaraan, Pelantikan Pengurus DPD Golkar Maluku Diundur
Ambon, Salawaku – Agenda pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025–2030 resmi diundur.
Penundaan dilakukan atas permintaan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang saat ini tengah menjalankan tugas kenegaraan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan, Rohalim Boy Sangadji, menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak berkaitan dengan persoalan internal partai. Penundaan semata-mata dilakukan karena Ketua Umum harus memprioritaskan agenda negara.
Menurut Rohalim, seluruh persiapan pelantikan yang semula dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026 telah mencapai sekitar 90 persen. Jadwal tersebut sebelumnya ditetapkan atas arahan Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Umar Lessy, dan telah memperoleh persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Persiapan pelantikan sudah sekitar 90 persen. Namun, atas permintaan Ketua Umum, agenda ini ditunda karena beliau sedang menjalankan tugas kenegaraan sebagai Menteri ESDM. Tugas negara tentu menjadi prioritas yang harus didahulukan,” ujar Rohalim.
Ia menegaskan, pelantikan bukan dibatalkan, melainkan hanya dijadwalkan ulang menyesuaikan agenda Ketua Umum.
“Jadi ini sama sekali tidak berkaitan dengan hal lain. Pelantikan bukan dibatalkan, tetapi hanya ditunda atau dimundurkan karena Ketua Umum sedang menjalankan tugas negara yang harus diprioritaskan,” tegasnya.
Rohalim mengatakan, DPD Partai Golkar Maluku memahami sepenuhnya keputusan tersebut dan mendukung Ketua Umum dalam menjalankan amanah negara sebagai Menteri ESDM.
Selain menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan pengurus yang telah mempersiapkan pelantikan, Bahlil juga meminta seluruh jajaran Partai Golkar di Maluku tetap menjaga soliditas dan kekompakan organisasi sambil menunggu penetapan jadwal baru.
“Ketua Umum meminta seluruh kader tetap menjaga soliditas partai. Beliau berharap dalam waktu dekat dapat menetapkan kembali jadwal pelantikan setelah tugas kenegaraan yang sedang dijalankan selesai,” kata Rohalim.
Rohalim memastikan akan segera mengumumkan jadwal pelantikan yang baru setelah menerima arahan resmi dari Ketua Umum Partai Golkar. Sementara itu, seluruh kader diminta tetap menjaga persatuan dan fokus memperkuat konsolidasi organisasi menjelang pelantikan yang akan datang.


