32 Anak Maluku Siap Melanjutkan Studi di Rusia

Ambon, Salawaku-Tahun ini sebanyak 32 putra putri Maluku mendapat kesempatan untuk melanjutkan studi perguruan tinggi di Negara Rusia.

Sebanyak 32 putra putri Maluku ini mendapat beasiswa istimewa dari Federasi Rusia untuk S1, S2 bahkan S3.

“Ini Persiapan untuk anak-anak yang akan berangkat, di tahun ini ada sekitar 32 orang yang mendapatkan beasiswa di Rusia. Ada juga kerjasama dengan Universitas Tomsk di Rusia, beberapa kita dari tempat ini mendapatkan beasiswa istimewa dari Federasi Rusia untuk S1, S2 bahkan S3, sehingga kami harus melakukan workshop setiap saat untuk persiapan ke luar negeri bahkan juga ke Rusia dan semua negara agar mereka tidak mengalami apapun yang mengganggu sehingga mereka sudah punya persiapan terutama ke Rusia,” jelas

Pimpinan Russian Corner Unpatti, David Kermite.

Dikatakannya dalam mempersiapkan itu maka telah dilaksanakan workshop sejak Jumat (29/8/2025) yang berlangsung di gedung perpustakaan UNPATTI dengan tema “Pre-Departure Preparation for Russian Scholarship Awardees 2025/2026”

“Dan juga bagi peserta yang tahun ini akan mendaftar, beberapa hari ini dari Universitas Tomsk, untuk siapa saja anak kami dari Russian Corner Unpatti yang akan mengambil beasiswa di Rusia lewat jalur kerjasama Tomsk, dimintai untuk anak-anak yang mau mengambil S1, S2 atau S3 silahkan mendaftar. Supaya segera nama-namanya selain beasiswa federasi Rusia. Kami dari Unpatti lewat Russian Corner punya surat kerjasama dengan Universitas Tomsk, salah satu Universitas terkenal di Rusia, ranking pertama, kota pendidikan. Dan yang sudah mendaftar kali ini untuk Tomsk selain dari federasi Rusia dan bahkan juga ada beasiswa open doors, cuma-cuma ada juga dari Prabowo, itu juga khusus ke Rusia,” tandasnya.

Kermite mengajak, untuk sama-sama berpacu untuk meraih beasiswa karena ini bukan kebetulan tetapi anugerah.

“Jadi marilah kita berpacu untuk meraih beasiswa yang besar, ini bukan kebetulan tapi ini anugerah, cuma-cuma, dan tahun ini luar biasa bahwa dari segala penjuru, kita Russian Corner menjadi luar biasa. Karena kita membuka kursus dan Seluruh, beberapa provinsi semua ikut kursus di Russian Corner. Jadi Itu bukan kebetulan, karena dari Pusat, Rumah Rusia meminta juga dari kedutaan untuk memberikan kursus buat persiapan anak-anak yang mau berangkat studi di Rusia. Dan yang sudah mendaftar untuk tahun kemarin, tahu ini akan buka bulan September sampai dengan Desember,” ungkap Kermite.

Kermite menambahkan, setiap tahunnya anak-anak Ambon Maluku dikirim untuk melanjutkan studi di Rusia dan termasuk paling banyak.

Olehnya itu tetap bersyukur karena banyak kesempatan untuk anak-anak Maluku berada dan menempuh pendidikan di Rusia.

“Jadi orang tua alangkah baiknya memberikan semangat untuk anak-anak. Anak-anak Maluku mereka rata-rata luar biasa bahkan semuanya rata-rata cumlaude, bahkan mereka juga bisa bekerja. Dan satu-satunya Russian Corner hanya ada di Unpatti, dan kita juga kasih kursus untuk seluruh Indonesia,” tambah Kermite.

Sementara itu, Hendry Izaac Elim mewakili senat Unpatti menyampaikan apresiasi dan tahun ini merupakan terbanyak.

“Sangat fantastis bagi saya, karena selama beberapa tahun ini saya mengikuti Bagaimana Tuhan bekerja bagi anak-anak Russian Corner. Kali ini 32 orang anak, mungkin itu terbanyak yang berangkat ke Rusia dari beberapa tahun ini, ternyata itu selama 24 tahun. Saya ini mewakili senat Universitas Pattimura, kebetulan saya sekretaris senat bagian penelitian di Universitas Pattimura, ini sudah awal yang baik. Ini sudah awal yang baik dan 24 tahun itu lambang suci. Itu merupakan mujizat yang besar yang terjadi dan itu akan terus bertambah. Semoga teman-teman 32 ini yang akan berangkat ke Rusia, Tuhan akan pergi berperang dengan kita, Tuhan akan menjadi Firman yang menerangi langkah kaki kita, sehingga kita dapat mengambil jalan Tuhan yang menuntun kita untuk menjadi успеха (sukses). Dan kata kata itu mengandung doa. Dan yang kita butuhkan di Maluku ini adalah anak-anak ini, yang besok -besok akan membangun Indonesia dan Maluku, dari Rusia ke bangsa-bangsa.

Semoga adik-adik sekalian menjadi sukses, успеха dan sampai ketemu lagi di Rusia,” tandasnya.

Dikatakan, setiap 24 tahun kirim anak-anak dari Ambon, Maluku studi ke Rusia. Dan anak-anak Maluku yang terbanyak di Rusia, dan paling banyak mengambil ilmu -ilmu sains, IT, oil dan gas, kedokteran, bahkan juga dengan desainer, bahkan ilmu-ilmu yang kelihatannya lebih susah ya. Dan di Universitas Tomsk yang kemarin saya pergi itu anak-anak Maluku luar biasa, mereka juga terbanyak di kota itu, di Moskow, Saint Petersburg juga. Bahkan di semua kota tetap ada juga anak-anak Maluku, anak-anak Ambon.

“Jadi kita bersyukur bahwa ini kesempatan dan peluang yang paling besar, apalagi kan Prabowo memberikan kesempatan untuk kita dapat bantuan. Jadi yang mau ambil S3, S2 bahkan S1, sudah ada kesempatan. Jadi ini kesempatan buat semua para Dosen, dan semua yang punya kerinduan, bisa mengambil bagian. Kita juga ada kerjasama dibagian publikasi, jurnal internasional bahkan riset, webinar, bahkan nanti belajar jarak jauh antara Russian Corner dengan Rusia bulan maret kemarin, tahun ini juga setelah kita kerjasama dengan Universitas Tomsk,”. ungkapnya. (NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *