27 Putra-Putri Tanimbar Raih Gelar Sarjana, Pemda Dorong Lulusan Jadi Motor Digitalisasi & Wirausaha Daerah
Saumlaki, Salawaku– Sebanyak 27 putra-putri asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar resmi diwisuda oleh Universitas Terbuka Ambon. Momentum tersebut dinilai menjadi bukti bahwa generasi muda Tanimbar memiliki semangat kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kapasitas diri, meski berasal dari wilayah kepulauan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap para lulusan tidak hanya berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah melalui penguasaan teknologi digital dan jiwa kewirausahaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu mengatakan, pemerintah daerah terus memperkuat komitmen dalam pembangunan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan dengan Universitas Terbuka Ambon.
Menurutnya, kerja sama tersebut dirancang berlangsung selama lima tahun mengikuti masa kepemimpinan kepala daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Tanimbar.
“Kerja sama ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus melahirkan SDM unggul yang siap membangun daerah,” ujar Moriolkosu di Ambon, Sabtu (23/5).
Pihak Universitas Terbuka menekankan pentingnya penerapan ilmu pengetahuan setelah para mahasiswa kembali ke daerah masing-masing, khususnya dalam bidang digitalisasi dan pengembangan usaha mandiri.
Para lulusan diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan inovasi serta membuka peluang usaha yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Selain itu, sistem pembelajaran Universitas Terbuka dinilai memberi peluang besar bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi karena mahasiswa dapat belajar secara fleksibel dan mandiri dengan dukungan bahan ajar yang disiapkan secara profesional.
“Mahasiswa UT dituntut mandiri dalam belajar. Jika serius mempelajari materi yang sudah disiapkan dengan baik, mereka dapat menyelesaikan studi dengan cepat dan berkualitas,” ungkap pihak UT.
Para wisudawan juga diingatkan agar tidak cepat berpuas diri setelah menyandang gelar sarjana. Mereka diminta terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah melalui ilmu yang dimiliki.


