Perkuat Akuntabilitas Kinerja, Lapas Wahai Ikuti Evaluasi Capaian Kinerja Kanwil Ditjenpas Maluku Secara Daring

Wahai, Salawaku — Guna meningkatkan akuntabilitas dan mengoptimalkan capaian kinerja organisasi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai mengikuti kegiatan evaluasi capaian kinerja yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku secara daring, Selasa (20/10).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Wahai tersebut diikuti langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Wahai, Tersih Victor Noya, bersama para pejabat struktural dan operator terkait. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan, penertiban administrasi, serta percepatan penyelesaian berbagai indikator kinerja yang masih memerlukan perbaikan.

Pembahasan evaluasi mencakup sejumlah aspek strategis, antara lain realisasi anggaran, penggunaan aplikasi persuratan digital SRIKANDI dan pemusnahan arsip, pelaksanaan survei persepsi kualitas pelayanan dan antikorupsi, penatausahaan Barang Milik Negara (BMN), serta pemenuhan data dukung Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (RB-ZI).

Selain itu, evaluasi juga menyoroti optimalisasi penggunaan aplikasi Sprinterpas Lite dan SIMWAIPAS, pelaporan Triwulan STAR Pro-Aksi, pelaporan periodik melalui aplikasi Satu Data, pelaporan kerja sama melalui STAR Hukerma, serta aspek kesehatan dan rehabilitasi.

Kalapas Wahai, Tersih Victor Noya, dalam keterangannya menegaskan bahwa hasil evaluasi harus menjadi pedoman bagi seluruh jajaran untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.

“Evaluasi ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memastikan setiap indikator kinerja dilaksanakan secara optimal, tertib administrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya meminta seluruh pejabat struktural dan operator terkait agar segera menindaklanjuti setiap catatan evaluasi sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, berkoordinasi dengan bidang terkait, serta memastikan seluruh data dukung dan laporan diselesaikan tepat waktu,” tegas Tersih.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menekankan pentingnya komitmen seluruh satuan kerja dalam menindaklanjuti hasil evaluasi secara konsisten dan berkelanjutan.

“Evaluasi capaian kinerja bukan sekadar pemeriksaan administratif, melainkan instrumen untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Setiap satuan kerja harus mampu mengidentifikasi kendala, menyusun langkah perbaikan yang konkret, serta memastikan tindak lanjut dilaksanakan sesuai target waktu yang telah ditetapkan,” jelas Ricky.

Melalui kegiatan ini, Lapas Wahai berkomitmen memperkuat koordinasi antara pejabat struktural, operator, dan unit kerja terkait agar setiap catatan evaluasi dapat ditindaklanjuti secara sistematis. Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas pelaporan, ketertiban administrasi, pengelolaan anggaran, dan pemenuhan indikator kinerja semakin meningkat.

Partisipasi dalam evaluasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Wahai dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berintegritas.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *