Subhan Pattimahu Usul Kader Golkar Se-Maluku Teken Dukungan Prabowo Dua Periode

Ambon, Salawaku– Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Subhan Pattimahu, mendorong konsolidasi menyeluruh di internal Partai Golkar untuk memperkuat dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Subhan mengusulkan agar dukungan Golkar terhadap Prabowo untuk dua periode tidak hanya menjadi keputusan politik di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), tetapi juga diperkuat melalui komitmen kader di seluruh tingkatan organisasi.

Usulan tersebut disampaikan Subhan menanggapi pernyataan tokoh senior Partai Golkar, Azis Samual, mengenai pentingnya loyalitas pejabat publik kepada Presiden Prabowo serta perlunya menyikapi keberadaan politisi yang dinilai bermain dua kaki dalam pemerintahan.

Menurut Subhan, di tengah tantangan nasional dan dinamika geopolitik yang semakin kompleks, seluruh elemen pendukung pemerintah harus menunjukkan konsistensi sikap politik dan tanggung jawab dalam mendukung jalannya pemerintahan.

“Jika kita berbicara tentang loyalitas kepada Presiden Prabowo, maka loyalitas tersebut harus dibuktikan melalui sikap dan tindakan yang konsisten. Jangan sampai di depan menyatakan dukungan, tetapi di belakang justru mengambil langkah yang bertentangan dengan semangat dan arah kebijakan pemerintahan,” tegas Subhan.

Ia menilai, dukungan politik tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan di ruang publik. Dukungan tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, komitmen politik, serta kontribusi dalam menyukseskan program-program pemerintah.

Terkait persoalan politisi yang dianggap bermain dua kaki, Subhan menegaskan bahwa penilaian harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan fakta.

Menurutnya, loyalitas politik tidak berarti menghilangkan hak untuk menyampaikan kritik. Namun, kritik maupun perbedaan pandangan harus disampaikan secara bertanggung jawab melalui mekanisme demokrasi yang berlaku.

“Loyalitas bukan berarti menutup ruang kritik. Yang terpenting, setiap perbedaan pandangan disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak disertai upaya untuk menyabotase kebijakan pemerintah yang sah,” ujarnya.

Dorong Pernyataan Dukungan hingga Akar Rumput

Lebih lanjut, Subhan mengusulkan agar seluruh kader Partai Golkar, mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan, didorong menandatangani surat pernyataan dukungan terhadap Prabowo untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk mempertegas arah politik partai sekaligus memperkuat soliditas kader dalam mendukung kepemimpinan nasional.

“Saya mengusulkan agar seluruh kader Partai Golkar di setiap tingkatan menandatangani surat pernyataan dukungan kepada Presiden Prabowo untuk dua periode. Dengan demikian, dukungan tersebut bukan hanya menjadi sikap politik DPP, melainkan menjadi komitmen yang menjangkau seluruh struktur dan kader Partai Golkar sampai ke tingkatan paling bawah,” ungkapnya.

Subhan menilai, jika dilaksanakan melalui mekanisme organisasi yang tepat, langkah tersebut dapat menunjukkan bahwa dukungan Golkar terhadap Prabowo dibangun melalui komitmen yang terstruktur, bukan sekadar pernyataan politik sesaat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan usulan tersebut harus tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), keputusan resmi partai, serta mekanisme internal yang berlaku.

Ia juga mengingatkan agar penandatanganan pernyataan dukungan dilakukan secara sadar, transparan, dan tanpa tekanan terhadap kader.

Dukungan Harus Berdampak bagi Masyarakat

Subhan menegaskan, dukungan Partai Golkar terhadap Presiden Prabowo tidak boleh berhenti pada konsolidasi politik menuju Pemilihan Presiden 2029.

Lebih dari itu, dukungan tersebut harus diterjemahkan menjadi kontribusi konkret dalam membantu pemerintah menjalankan berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian, antara lain penguatan ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan dukungan politik harus diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan semata-mata dari banyaknya kader yang menyatakan dukungan.

“Ukuran keberhasilan dukungan politik bukan hanya seberapa banyak orang yang menyatakan dukungan, tetapi seberapa besar kontribusi kita dalam membantu pemerintah menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat. Golkar harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar menjadi penonton dalam perjalanan pemerintahan,” tandasnya.

Ia berharap, konsolidasi internal Partai Golkar dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus memastikan setiap dukungan politik sejalan dengan tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *