Inovasi DetectMe Permudah Pemantauan Kehamilan dari Rumah, Dukung Penurunan AKI dan AKB

Ambon, Salawaku – Transformasi digital di sektor kesehatan terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan ibu dan anak.

Salah satunya melalui DetectMe, sistem pemantauan kehamilan berbasis digital yang dikembangkan dalam program kolaboratif internasional Ultralight Project.

Inovasi ini dirancang untuk mendukung deteksi dini komplikasi kehamilan sekaligus membantu menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia.

Inovasi tersebut ditulis oleh Ns. Christy N. M. Hitijahubessy, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Mat bersama tim kolaborasi yang melibatkan Poltekkes Kemenkes Maluku, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung (ITB), Poltekkes Kemenkes Kupang, Telkom University, Newcastle University Australia, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, serta PT Xirka Dama Persada.

Ultralight Project dikembangkan melalui tiga tahapan, yakni pemetaan kebutuhan, pengembangan produk, dan implementasi. Hasil kajian awal menjadi dasar lahirnya Ultralight System, sebuah sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang memadukan perangkat pemantau denyut jantung janin, nadi dan suhu ibu hamil, aplikasi seluler, serta website DetectMe yang memungkinkan tenaga kesehatan memantau kondisi ibu hamil secara real-time.

Implementasi sistem dilakukan di Garut, Ambon, dan Kupang dengan melibatkan puluhan ibu hamil, bidan, serta peserta dari Australia. Hasilnya menunjukkan DetectMe memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang baik dan diterima sebagai sistem pemantauan kesehatan ibu dan janin berbasis rumah.

Pemanfaatan DetectMe juga terbukti meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap kondisi kehamilan, memperkuat komunikasi dengan tenaga kesehatan, serta mendukung pelayanan antenatal yang lebih berkesinambungan. Meski demikian, pengembangan lebih lanjut masih diperlukan, terutama pada aspek desain perangkat, akurasi pengukuran, konektivitas sistem, dan penyempurnaan fitur sesuai kebutuhan pengguna.

Tim peneliti menilai keberhasilan transformasi digital di bidang kesehatan tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kesiapan pengguna, integrasi sistem pelayanan kesehatan, serta kolaborasi berbagai pihak.

DetectMe diharapkan menjadi salah satu solusi inovatif dalam mendukung pelayanan antenatal berbasis rumah dan memperkuat upaya pemerintah mewujudkan kehamilan yang aman serta generasi Indonesia yang lebih sehat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *