Masyarakat Negeri Pelauw Tuding Negara Ciptakan Konflik Baru

Admin

- Penulis Berita

Selasa, 20 Desember 2022 - 09:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi unjuk rasa oleh masyarakat Negeri Pelauw terkait pemulangan pengungsi Kariu, Senin (19/12/2022). Foto: Istimewa

i

Aksi unjuk rasa oleh masyarakat Negeri Pelauw terkait pemulangan pengungsi Kariu, Senin (19/12/2022). Foto: Istimewa

Ambon, SALAWAKU – Masyarakat Negeri Pelauw, Kabupaten Maluku Tengah menuding Negara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menciptakan konflik baru antara Negeri Pelauw dan Negeri Kariu.

Pasalnya hingga saat ini tuntutan masyarakat Negeri Pelauw saat kesepakatan Damai di Lt. VII belum dipenuhi, sementara Pemerintah Kabupaten memaksakan pemulangan pengungsi Kariu sehingga memantik penolakan masyarakat Negeri Pelauw dan Dusun Ori.

“Bagaimana kita bicara perdamaian sedangakan perdamaian yang dilakukan tanpa menyelesaikan akar permasalahan. Pemerintah daerah secara paksa melakukan perdamaian antara dua negeri ditengah-tengah luka masih menganga dan belum terobati. Jika demikian maka tentu pemerintah daerah dalam hal ini Pejabat Bupati Maluku tengah secara terang-terang ingin mengadudombakan kedua negeri yang telah bertikai dan terkesan menciptakan konflik baru,” tutur pemuda Negeri Pelauw Dery Talaohu dalam rilisnya yang diterima media ini, Selasa (20/12/2022).

Menurutnya, masyarakat Negeri Pelauw sudah capek hidup dalam konflik. Masyarakat Negeri Pelauw meyakini bahwa kehadiran warga Kariu juga merupakan warisan leluhur yang harus dijaga, oleh sebab itu masyarakat Negeri Pelauw menginginkan damai yang bukan karena paksaan tapi harus betul lahir dari hati masyarakat yang bertikai, bukan paksaan dari level atas karena sejatinya yang masyarakat Negeri Pelauw inginkan damai yang abadi, hidup berdampingan sesama orang basudara.

Baca juga :   Anggota DPR RI Gandeng Yayasan Asa Muda Indonesia Gelar Sosialisai 4 Pilar Buat Mahasiswa

“Masyarakat Negeri Pelauw menginginkan basudara Kariu merayakan natal dengan penuh kedamaian. Masyarakat negeri Pelauw meyakini bahwa kehadiran mereka di saat kondisi yang belum kondusif seperti ini tentunya tidak akan merasakan kenyamanan dan kami meyakini masyarakat Kariu yang telah ikut pulang saat ini bukan karena kemauan dari hati tetapi karena mengikuti cara-cara negara yang mamaksa. Faktanya warga kariu yang datang didominasi oleh Ibu-ibu, anak-anak dan yang sudah umuran, ini berarti bahwa ada kekuatiran dan was-was atas kehadiran mereka di sini,” kata Talaohu

Dikatakan, beberapa point tuntutan dalam kesepakatan tersebut harus dipenuhi, antara lain:

Berita Terkait

Anggota DPR RI Gandeng Yayasan Asa Muda Indonesia Gelar Sosialisai 4 Pilar Buat Mahasiswa
Ditreskrimsus Diduga Diamkan Ilegal Oil SPBU Wayame
Pengemudi Avansa Tewas Usai Tertimba Pohon di Laha
Jabatan Dua Kasat Di Polresta Ambon Diserahterimakan
Kuasa Hukum CV. Aurora Marewangeng Adukan Delapan Media Online ke Dewan Pers
Polsek Salahutu Himbau Warga Jaga Kamtibmas
Kapolri Instruksikan Jajaran Netral Dalam Pemilu 
Gadis 18 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk 
Berita ini 2,975 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:36 WIT

Anggota DPR RI Gandeng Yayasan Asa Muda Indonesia Gelar Sosialisai 4 Pilar Buat Mahasiswa

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:26 WIT

Ditreskrimsus Diduga Diamkan Ilegal Oil SPBU Wayame

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:15 WIT

Pengemudi Avansa Tewas Usai Tertimba Pohon di Laha

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:20 WIT

Jabatan Dua Kasat Di Polresta Ambon Diserahterimakan

Jumat, 5 April 2024 - 01:55 WIT

Kuasa Hukum CV. Aurora Marewangeng Adukan Delapan Media Online ke Dewan Pers

Kamis, 1 Februari 2024 - 14:30 WIT

Polsek Salahutu Himbau Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 13 Januari 2024 - 18:04 WIT

Kapolri Instruksikan Jajaran Netral Dalam Pemilu 

Minggu, 7 Januari 2024 - 10:44 WIT

Gadis 18 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk 

Berita Terbaru

Politik

MTQ  XXX Tingkat Promal Resmi Dibuka

Minggu, 23 Jun 2024 - 14:26 WIT

Hukum

Ditreskrimsus Diduga Diamkan Ilegal Oil SPBU Wayame

Kamis, 20 Jun 2024 - 11:26 WIT

Hukum

Pengemudi Avansa Tewas Usai Tertimba Pohon di Laha

Rabu, 19 Jun 2024 - 21:15 WIT

Hukum

Jabatan Dua Kasat Di Polresta Ambon Diserahterimakan

Rabu, 19 Jun 2024 - 14:20 WIT