Sisir Fasilitas Lapas, Razia Petugas Lapas Namlea Buahkan Hasil

Namlea, Salawaku – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea terus menerapkan prinsip waspada jangan-jangan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan termasuk razia yang dilaksanakan tidak hanya di dalam blok-blok hunian tetapi juga pada fasilitas-fasiltas pembinaan seperti dapur, kantin, dan bengkel kerja.

Hasilnya, pada razia yang dilaksanakan secara insidentil pada Selasa (3/3), petugas pengamanan yang dikomandoi Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Heriyanto, berhasil menyita sejumlah benda-benda dan barang terlarang milik warga binaan.

“Segala kemungkinan gangguan keamanan dapat datang dari mana saja termasuk dari penyelundupan barang-barang ilegal didalam lapas apalagi handphone, narkoba, senjata tajam, dan benda-benda lainnya. Tempat-tempat yang ada didalam lapas juga kita sisir dan periksa semuanya tidak hanya blok-blok hunian saja dan yang kami fokus kali ini seperti di dapur dan tempat pembinaan kemandirian yang jadi pusat bengkel kerja,” tutur Heriyanto.

Pada kesempatan ini, petugas pengamanan yang turut dibantu petugas administrasi menyita tali, botol kaca, alat cukur, dan cermin.

Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menegaskan warga binaan secara tegas dilarang membawa barang-barang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban.

“Kita sudah mensosialisasikan secara masif kepada warga binaan sesuai Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 yang berisi tata tertib Lapas yang berisi himbauan dan larangan yang tidak boleh dilakukan warga binaan apalagi menyelundupkan barang terlarang. Apabila kedapatan, maka akan ditindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *