Piru, Salawaku — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba melalui pelaksanaan tes urin terhadap 17 orang Warga Binaan kasus pidana narkotika dan empat orang petugas Lapas Piru yang dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Piru, Sabtu (10/01/2026).
Pemeriksaan dilakukan menggunakan enam parameter indikator narkoba, yakni Amphetamine (AMP), Tetrahydrocannabinol (THC), Benzodiazepine (BZO), Methamphetamine (MET), Morphine (MOP), dan Cocaine (COC). Seluruh peserta menjalani pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku guna memastikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.
“Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan terhadap seluruh Warga Binaan dan petugas, tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba. Semua hasil tes menunjukkan negatif,” ungkapnya.
Kepala Subseksi Perawatan, Williams Lelepary, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah masuknya narkoba ke dalam lingkungan pemasyarakatan.
“Tes urin ini menjadi bagian dari upaya preventif kami agar potensi penyalahgunaan narkoba dapat dicegah sejak awal, sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Plh. Kasi Kamtib Lapas Piru, Moh. Imbran Slamat, menyampaikan bahwa pengawasan ketat terus dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan transparan sebagai bentuk komitmen menjaga lapas tetap aman dan bebas dari narkoba,” katanya.
Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas Piru dalam mendukung program zero narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami akan terus konsisten melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala demi mewujudkan lapas yang bersih dari narkoba, aman, serta kondusif bagi pembinaan Warga Binaan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Piru berharap dapat terus menjaga integritas lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pencegahan secara berkelanjutan.






