Lapas Geser Lakukan Penanaman Bibit Pisang Sukseskan Program Ketahanan Pangan
Geser, Salawaku-Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Geser konsisten mewujudkan komitmennya dalam menyukseskan dan merealisasikan program asta cita Presiden dan akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) perihal ketahanan pangan. Tempo ini, Kepala Lapas Geser, Mulyo Utomo, A. Md.IP, S.H.,M.Si bersama seluruh jajaran melakukan penanaman 25 bibit tanaman pisang pada lahan kosong yang dimanfaatkan sebagai area pertanian Lapas Geser, Sabtu (9/8/2025).
Mulyo menegaskan kegiatan penanaman bibit pisang di lahan Lapas Geser merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mewujudkan ketahanan pangan. Dengan melihat peluang dan potensi yang ada, Lapas Geser mengambil langkah cermat guna berkontribusi aktif pada penyediaan pangan bervariasi dan berkelanjutan.
“Implementasi ini merupakan langkah presisi Lapas Geser untuk menyediakan kebutuhan pangan mandiri serta mengurangi ketergantungan pasokan dari luar. Bibit pisang ini kami pasok langsung dari Kota Tual melalui perjalanan laut. Tanaman ini kami pilih karena memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya berpotensi besar dalam mendukung ketahanan pangan. Keunggulan ini meliputi kandungan karbohidrat kompleks dan nutrisi yang baik, dapat beradaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan serta berpotensi untuk diproduksi lanjut dalam berbagai bentuk olahan yang bernilai ekonomis,” terangnya.
Sementara itu, senada dengan Kalapas, Pelaksana Harian Kasubsi Pembinaan, M. Yusuf Kilkoda mengatakan pisang merupakan tanaman yang mudah dirawat, unggul serta dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat selain beras. Selain itu perubahan iklim di wilayah Kecamatan Seram Timur juga tak menjadi halangan bagi tanaman ini untuk dibudidayakan.
“Keunggulan-keunggulan tanaman ini dinilai berpotensi besar dalam menyokong dan meningkatan produktivitas ketahanan pangan. Lebih lanjut hasil panen tanaman ini dapat menjadi bahan dasar yang berkualitas saat dilanjutkan prosesnya menjadi olahan bernilai ekonomis dalam menghasilkan produk UMKM di Lapas Geser,” pungkasnya.



