Kejati Maluku dan Kodam Pattimura Satukan Langkah Kawal Investasi Blok Masela
Ambon, Salawaku – Pengamanan dan kepastian hukum bagi proyek strategis nasional Blok Masela menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Rudy Irmawan dengan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Ambon, Senin (8/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejati Maluku tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara Kejaksaan dan TNI dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas keamanan di Maluku.
Dalam diskusi tersebut, kedua pimpinan lembaga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas institusi guna mengawal pelaksanaan proyek-proyek strategis yang memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Blok Masela yang berada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar menjadi perhatian khusus karena merupakan salah satu investasi sektor energi terbesar di Indonesia. Keberhasilan proyek tersebut dinilai memerlukan dukungan keamanan, pengawasan, dan kepastian hukum yang kuat.
Kajati Maluku Rudy Irmawan menegaskan Kejaksaan siap menjalankan peran melalui pendampingan hukum, pengawasan, serta penegakan hukum guna memastikan investasi strategis dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Kepastian hukum menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyatakan komitmen jajarannya untuk terus bersinergi dengan Kejaksaan dalam menjaga keamanan wilayah dan mendukung berbagai program pembangunan nasional di Maluku.
Menurutnya, kerja sama yang kuat antara TNI dan Kejaksaan akan menjadi modal penting dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masuknya investasi serta percepatan pembangunan daerah.
Selain membahas pengamanan investasi, pertemuan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Kejati Maluku dan Kodam XV/Pattimura dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.
Kunjungan silaturahmi diakhiri dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol penguatan kerja sama dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Provinsi Maluku.


