Ambon, Salawaku – Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Sabtu 10 Januari 2025. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di wilayah Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah.
Acara peresmian yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah antara lain Bupati Maluku Tengah Bpk Zulkarnain Awar Amir, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Salahutu Bpk F Tuarita, ST, Kepala Pemerintah Negeri (Raja) Suli Bpk H Suitela, S. Pd, Kapolsek Salahutu AKP Aris, S. Sos, 8 Kepala SD se Negeri Suli, Kanit Binmas polsek Salahutu, Bhabinkamtibmas Negeri Suli, Bhabinsa Negeri Suli, ketua SSPG Negeri Suli dan Relawan dapur beserta undangan kurang lebih 100 orang.
SPPG Negeri Suli bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat integrasi hasil tani. Fasilitas ini diproyeksikan sebagai tempat penyimpanan, pengolahan, hingga pendistribusian produk pertanian unggulan desa. Dengan adanya SPPG, para petani di Negeri Suli kini memiliki wadah yang lebih representatif untuk menjaga kualitas hasil panen sebelum dipasarkan.
Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial melainkan intervensi nyata untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan guzi anak – anak sekolah.
“Ini merupakan langkah serius pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak – anak sekolah dan bagian dari pembangunan SDM untuk mewujudkan generasi emas 2045. Pemilihan jenis makanan, proses pengolagan makanan hingga penyajian harus dilakukan secara higienis aman dan sesuai standart.” ujarnya.
Pada kesempatan ini ketua SPPG juga menyampaikan bahwa SPPG di Negeri Suli hadir sebagai garda terdepan dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan gizi masyarakat khususnya anak – anak di Kecamatan Salahutu.
“ Tugas kita tidak sebatas hanya menyediakan makanan namun memastikan asupan gizi yang di berikan memenuji standar kesehatan dan keamanan pangan mulai dari proses memasak sampai di pendistribusian.
Kepala Pemerintah Negeri Suli menegaskan bahwa prioritas utama dari SPPG ini adalah kesejahteraan petani. Selama ini, kendala utama yang dihadapi adalah rantai distribusi yang panjang dan kurangnya tempat penyimpanan yang memadai.
Melalui peluncuran ini, Negeri Suli optimistis mampu bertransformasi menjadi lumbung pangan yang mandiri. Dukungan berkelanjutan dari dinas terkait dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama agar fasilitas ini tetap beroperasi secara optimal dalam jangka panjang.






