Kalapas Wahai Sidak Langsung Wartelsus, Minta Warga Binaan Berkomunikasi Sesuai Presedur
Wahai, Salawaku— Langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan komunikasi dilakukan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya, lewat inspeksi mendadak (sidak) ke area Warung Telekomunikasi Khusus (Wartelsus) Warga Binaan, Selasa (9/6). Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas negara digunakan sesuai prosedur dan steril dari aktivitas ilegal.
Dalam sidak tersebut, Kalapas bersama jajaran petugas pengamanan tidak hanya memeriksa kondisi fisik perangkat telepon, tetapi juga melakukan pengecekan mendetail terhadap riwayat panggilan, penelusuran internet, dan aplikasi yang ada di dalam perangkat. Hal ini menjadi sangat penting dalam mendukung program pencegahan peredaran gelap narkoba maupun penipuan dari Lapas.
Di sela-sela kegiatan, Tersih juga menyempatkan diri memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada para Warga Binaan. Ia menekankan Wartelsus adalah fasilitas vital yang disediakan negara untuk memenuhi hak Warga Binaan berkomunikasi dengan keluarga.
“Wartelsus ini jembatan emosional antara Warga Binaan dan keluarga yang berada jauh. Saya minta tolong gunakan fasilitas ini dengan bijak, untuk melepas rindu, memberikan kabar baik, dan untuk hal-hal yang positif saja. Wartelsus ini untuk telepon keluar bukan telepon masuk,” tegas Tersih seraya mengingatkan Warga Binaan agar mematuhi aturan ketat yang telah ditetapkan, seperti kewajiban mendaftarkan nomor keluarga dan larangan mengakses situs terlarang.
Salah seorang Warga Binaan yang saat itu sedang mengantre untuk menggunakan fasilitas Wartelsus, IS, menyatakan dukungannya terhadap pengawasan yang dilakukan pihak Lapas.
Menurutnya, aturan ketat ini justru memberikan rasa aman bagi mereka yang benar-benar ingin memanfaatkan fasilitas untuk berkomunikasi secara sehat dengan keluarga.
“Kami sangat bersyukur difasilitasi Wartelsus ini karena bisa mengobati rasa rindu sama anak dan istri di rumah. Kami juga mendukung penuh sidak dan pemeriksaan berkala dari Pak Kalapas beserta petugas. Dengan pengawasan ketat seperti ini, fasilitas tetap aman digunakan dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang bisa merugikan seluruh Warga Binaan di sini,” ungkap IS.
Hasil sidak di ruang pos utama pengamanan tersebut berjalan lancar dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya perangkat ilegal modifikasi maupun indikasi penyalahgunaan jaringan komunikasi.
Langkah proaktif yang dilakukan oleh Lapas Wahai ini sejalan dengan komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk mewujudkan lingkungan lapas yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba. Dengan pengawasan ketat pada Wartelsus, Lapas Wahai berharap stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas tetap terjaga dengan baik.


