Dari Pantai Halassy, Die Mannschaft Ambonese Resmi Dikukuhkan, Bawa Semangat Sportivitas dan Persaudaraan

Ambon, Salawaku – Komunitas pencinta Tim Nasional (Timnas) Jerman, Die Mannschaft Ambonese (DMA), resmi memiliki kepengurusan baru. Pelantikan pengurus berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan di Pantai Halassy, Desa Morela, Kecamatan Laihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (30/8/2026).

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Karel Sampe, salah satu pendiri Die Mannschaft Ambonese.

Pengukuhan ini menjadi momentum bagi komunitas untuk memperkuat organisasi sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara para pencinta sepak bola Jerman di Ambon dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Karel Sampe menyampaikan bahwa kehadiran Die Mannschaft Ambonese menunjukkan bagaimana kecintaan terhadap sepak bola dapat menjadi jembatan untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam semangat persaudaraan.

Menurutnya, Ambon dikenal sebagai daerah yang memiliki kecintaan dan talenta besar terhadap sepak bola. Karena itu, keberadaan komunitas pencinta Timnas Jerman diharapkan dapat memberikan warna positif bagi perkembangan komunitas sepak bola di daerah.

“Kita boleh mencintai Timnas Jerman, mengagumi permainan Die Mannschaft, mengikuti setiap pertandingan, dan merayakan setiap kemenangan. Namun, saya berharap kecintaan tersebut tidak berhenti pada dukungan di depan layar televisi atau ketika pertandingan berlangsung saja,” ujarnya.

Ia berharap DMA dapat menjadi wadah silaturahmi, persaudaraan, sportivitas, serta berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

Para pengurus juga diminta menjaga nama baik komunitas dan membangun hubungan yang baik dengan komunitas sepak bola lainnya.

“Kepengurusan bukanlah sekadar jabatan, tetapi merupakan tanggung jawab untuk menggerakkan komunitas agar semakin aktif, kompak, dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Selain kegiatan yang berkaitan dengan sepak bola, pengurus DMA didorong untuk mengembangkan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti bakti sosial, nonton bersama yang tertib, kegiatan olahraga, hingga kegiatan yang dapat mempererat hubungan antaranggotanya.

Karel juga mengajak anggota DMA mengambil nilai positif dari karakter sepak bola Jerman, seperti disiplin, kerja keras, kekompakan, mentalitas, serta semangat untuk bangkit dari kegagalan.

“Menjadi pendukung berarti menunjukkan loyalitas, sportivitas, persahabatan, dan sikap dewasa dalam menerima hasil pertandingan,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan. Perbedaan pendapat, kata dia, merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, namun tidak boleh menghilangkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

Susunan Pengurus Die Mannschaft Ambonese

Dalam pelantikan tersebut, ditetapkan struktur kepengurusan Die Mannschaft Ambonese sebagai berikut:

Dewan Penasehat:

1. Karel Sampe

2. Abd. M. Guen Latuconsina

3. Yus Uluputty

Dewan Pembina:

1. Moretz de Fretes

2. Viana Kakerissa

3. Gerald Mailoa

Pengurus yang Dilantik:

– Ketua Umum: Lutbi Ode

– Wakil Ketua: Maikel Siahaya

– Wakil Ketua: Heidy Patrecia Patty

– Sekretaris Umum: Yoan Titahalawa

– Sekretaris I: Vannya Nendissa

– Bendahara Umum: Grace Lesnussa

Pelantikan yang digelar di kawasan wisata Pantai Halassy, Desa Morela, tersebut diharapkan menjadi awal baru bagi DMA untuk tumbuh sebagai komunitas yang solid, aktif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Karel Sampe menyampaikan pesan kepada seluruh keluarga besar Die Mannschaft Ambonese:

“Dari Ambon untuk Die Mannschaft. Satu hati, satu persaudaraan, satu semangat sportivitas serta membangun kebersamaan mendukung Timnas Jerman.”

Semangat tersebut kemudian ditutup dengan semboyan khas yang menjadi bagian dari identitas pendukung Jerman, “Mia san mia” dan “Wir sind wir”—sebuah pesan tentang kepercayaan diri, mental pemenang, dan keinginan untuk meraih kesuksesan tanpa harus bersikap arogan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *