Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Pemprov Maluku Bagikan 1.500 Masker KN95

Ambon, Salawaku– Pemerintah Provinsi Maluku membagikan 1.500 masker jenis KN95 kepada masyarakat di Kota Ambon untuk mengantisipasi risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan, Senin (12/10/2026).

Pembagian masker dipimpin Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadali Ie, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Maluku.

Kegiatan tersebut dipusatkan di dua lokasi, yakni kawasan samping Gereja Maranatha, Ambon, tempat Gubernur membagikan masker, serta kawasan lampu merah Pos Kota Ambon yang menjadi lokasi pembagian oleh Sekda Sadali Ie.

Sejumlah pejabat lainnya juga turun langsung membagikan masker kepada masyarakat yang melintas, mulai dari pengendara sepeda motor, pengguna kendaraan roda empat hingga pengguna transportasi umum.

Asisten III Sekda Provinsi Maluku, Dominggus N. Kaya, mengatakan pembagian masker merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, berdasarkan rilis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin (12/10/2026), kondisi udara dinilai tidak sehat bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

“Karena kondisi cuaca, terutama kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan, BMKG telah mengeluarkan rilis terakhir per hari ini yang menggambarkan bahwa kondisi udara tidak sehat bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah,” ujar Kaya.

Karena itu, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila harus beraktivitas di luar ruangan, warga diimbau menggunakan masker yang memenuhi standar perlindungan untuk mengurangi paparan asap.

“Diharapkan masyarakat mengurangi sebanyak mungkin aktivitas di luar rumah. Kalaupun terpaksa keluar, maka diharapkan menggunakan masker yang standar sehingga bisa mencegah terjadinya peningkatan ISPA,” jelasnya.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena paparan kabut asap berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan.

Sebanyak 1.500 masker KN95 yang dibagikan tersebut disediakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku.

Melalui langkah tersebut, Pemprov Maluku mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, memantau informasi kualitas udara dari instansi berwenang, serta menggunakan alat pelindung diri saat harus beraktivitas di luar rumah.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat segera mengurangi paparan asap apabila mengalami gangguan pernapasan dan mencari pertolongan medis jika keluhan kesehatan berlanjut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *