Gerak Cepat BPJN Maluku Atasi Longsor dan Banjir di Wilayah Seram
Ambon, Salawaku– Gerak cepat Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku mengatasi terjadinya longsor maupun banjir di wilayah pulau Seram yang diakibatkan hujan deras mengguyur Maluku hingga menyebabkan bencana alam.
Seperti halnya di Pulau Seram, jembatan darurat Wai Kawanua di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, rusak dihantam banjir.
Salah satunya jembatan Wai Kawanua. Kemudian banjir dan longsor juga melanda ruas jalan nasional Waipia–Makariki, Amahai–Tehoru, dan Laimu–Werinama yang mana ruas jalan tersebut ditutupi material longsor akibat hujan deras melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari ini.
Toce Leuwol adalah Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II menyebutkan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah menyiagakan tim di semua titik rawan, khususnya di wilayah kerja Satker PJN 2.
“Tim kami standby di lapangan. Untuk jembatan darurat Kawanua juga terus kami pantau karena banjir masih tinggi,” jelasnya.
Menurutnya, alat berat juga telah dikerahkan untuk membersihkan material longsoran di segmen Kecamatan Tehoru–Laimu agar arus transportasi masyarakat kembali normal.
Di ruas Tamilouw–Haya, oprit Jembatan Wai Totun juga terputus akibat banjir. Saat ini, penimbunan darurat tengah dilakukan untuk mempercepat akses lalu lintas Kembali berfunsgi.
BPJN mengimbau pengguna jalan agar tetap waspada dan menunda perjalanan jika hujan deras kembali turun, mengingat potensi cuaca ekstrem di Pulau Seram masih tinggi.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami terus memantau kondisi di lapangan,” ajaknya mengimbau. (NN)


