Gandeng Kemenag, Lapas Namlea Perluas Ilmu Agama Warga Binaan
Namlea, Salawaku – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea masih terus menjalin kerja sama yang erat dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buru dalam membina kerohanina warga binaan. Hal itu kembali terlihat lewat program Jumat Religi yang dilaksanakan di Masjid Sultan Al-Akhyar Lapas Namlea yang diikuti oleh seluruh warga binaan beragama Islam, Jumat (24/4/2026).
Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin menyampaikan perubahan karakter dan perilaku warga binaan merupakan salah satu tujuan utama dari kegiatan ini. “Ada beberapa warga binaan yang masih awam dengan agama bahkan selama kehidupannya diluar. Nah disini, kita benahi semuanya, kita ajarkan mereka tata cara ibadah yang baik dan benar, membaca Al-Qur’an serta diberikan pencerahan dari para penyuluh agar perilaku dan kepribadiannya mengalami perubahan positif dari waktu ke waktu,” ujar Mustafa.
Ia menambahkan pembinaan kerohanian merupakan hak warga binaan yang sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan dimana setiap narapidana maupun tahanan berhak mendapatkan perawatan jasmani dan rohani.
Oleh karena itu, Lapas Namlea dan Kemenag Buru terus solid bekerja sama demi mewujudkan salah satu tujuan dari sistem pemasyarakatan tersebut. “Agar lebih efektif, kami kerja sama dengan Kemenag agar mendatangkan penyuluh agama Islam yang dapat memberikan pembinaan lebih terukur bagi warga binaan,” tambah Mustafa.
Sementara itu, penyuluh Islam Kemenag Buru, Muhammad Tahir, mengatakan pembinaan yang diberikan kepada warga binaan diaplikasikan secara bertahap dengan topik pembinaan yang berbeda di setiap pekan. “Untuk hari ini, kami berikan tausiah dan kultum, dan minggu berikutnya kami ajarkan mengenai baca tulis Al-Qur’an dan juga tata cara ibadah lainnya,” tuturnya.



