Kanwil Ditjenpas Maluku Perkuat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan untuk Akuntabilitas
Ambon, Salawaku– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku terus memperkuat kapasitas jajaran dalampengelolaan administrasi keuangan melaluiCommunity of Practice (CoP) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Sabtu (12/9). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikutipegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku.
Penguatan pemahaman akuntansi dan pelaporankeuangan menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan sumber daya organisasi berjalan tertib, efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Forum tersebut memberikan ruang bagi jajaran untuk meningkatkan pemahaman teknis sekaligus menyamakan persepsi terkait pelaksanaan administrasi keuangan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Sarwono, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan memiliki keterkaitan erat dengan akuntabilitas pelaksanaan tugas organisasi.
“Pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas organisasi. Karena itu, penguatan pemahaman pegawai terhadap akuntansi dan pelaporan keuanganperlu dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Sarwono.
Materi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh M. Faisal Rumaur, selaku Korwil GLP Maluku, dan Nini Suryani. Pembahasan diarahkan pada penguatan pemahaman jajaran mengenai proses akuntansi dan pelaporan, termasuk pentingnya ketepatan pencatatan serta kelengkapan dokumen pendukung.
Faisal menyampaikan bahwa kesamaan pemahaman menjadi salah satu faktor penting dalam menjagakualitas pelaporan keuangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyamakan pemahaman jajaran mengenai proses akuntansi dan pelaporan keuangan. Ketepatan pencatatan dan kelengkapan dokumen pendukung menjadi hal penting untukmemastikan laporan keuangan tersusun secara tepat dan sesuai ketentuan,” jelas Faisal.
Senada dengan hal tersebut, Nini menekankan bahwa kualitas laporan keuangan tidak hanya ditentukan pada tahap akhir penyusunan laporan, tetapi dimulai dari tertibnya setiap proses administrasi.
“Pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan penyusunan laporan, tetapi juga bagaimana setiap prosesnya dilakukan secara tertib sejak awal. Pemahaman yangbaik akan membantu pegawai mengurangi kesalahan dan meningkatkan kualitaspelaporan keuangan,” ungkap Nini.
Sementara itu, M. Azis Wasamba, selaku moderator sekaligus Operator Layanan Operasional, mengarahkan jalannya pembahasanagar dapat menjadi ruang pertukaran informasidan penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan administrasi keuangan.
“Kami berharap forum ini dapat menjadi ruang untuk berdiskusi dan menyelesaikan berbagai hal yang berkaitan dengan akuntansi dan pelaporan keuangan. Dengan komunikasi dan pemahaman yang baik, pelaksanaan administrasi keuangan di lingkungan kerja dapat berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan,” tutur Azis.
Kanwil Ditjenpas Maluku memandang penguatan kompetensi melalui CoP sebagai langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan ketelitian, kepatuhan terhadapketentuan, serta akuntabilitas. Pemahaman yang seragam diharapkan dapat mendukungjajaran dalam melaksanakan pencatatan dan pelaporan keuangan secara tepat waktu serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
Upaya tersebut sekaligus mendukung pelaksanaan tugas Kanwil Ditjenpas Maluku dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Pengelolaan keuangan yang dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab diharapkan mampu memperkuatkualitas kinerja organisasi serta memastikan setiapsumber daya digunakan sesuai peruntukannya.

