HUT ke-81 Maluku, Gubernur Serukan Kebersamaan untuk Percepat Pembangunan

Ambon, Salawaku— Lapangan Merdeka Ambon menjadi pusat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Maluku, Rabu (19/8/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bertindak sebagai inspektur upacara.

Mengangkat tema “Maluku Bersatu, Maju Membangun Negeri”, peringatan tahun ini menjadi momentum pemerintah daerah untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Maluku sebagai provinsi kepulauan.

Dalam sambutannya, Hendrik menegaskan, HUT ke-81 Maluku tidak seharusnya dimaknai sebatas agenda seremonial. Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi kesempatan untuk menghargai perjuangan para pendahulu, mengukur kembali capaian yang telah diraih, serta membangun keberanian dalam menentukan arah masa depan daerah.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memikirkan masa depan Maluku dan warisan yang akan diberikan kepada generasi berikutnya.

“Maluku seperti apa yang akan kita bentuk dan Maluku seperti apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita?” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Gubernur.

Hendrik menjelaskan, tema “Maluku Bersatu, Maju Membangun Negeri” membawa tiga pesan penting, yakni persatuan, kemajuan dan pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama.

Keberagaman yang menjadi karakter masyarakat Maluku, kata dia, harus ditempatkan sebagai kekuatan untuk membangun daerah. Nilai pela gandong, Siwalima dan semangat hidup orang basudara dinilai menjadi modal sosial yang harus terus dijaga dalam kehidupan masyarakat.

“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan berbeda pikiran. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan kehilangan persaudaraan,” tegasnya.

Menurut Hendrik, persatuan juga menjadi syarat penting untuk membawa Maluku menuju transformasi ekonomi. Karena itu, pemerintah mendorong pengembangan berbagai sektor potensial, seperti kelautan dan perikanan, pertanian, pariwisata, industri pengolahan, UMKM hingga ekonomi kreatif.

Berbagai agenda strategis daerah dan nasional juga harus mendapat dukungan bersama. Hendrik menyebut Blok Masela, pembangunan Bendungan Waeapo, Maluku Integrated Port, perjuangan RUU Daerah Kepulauan hingga hilirisasi sumber daya sebagai program yang perlu dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Maluku.

Ia menegaskan, pembangunan Maluku tidak hanya dapat diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan daerah.

Pendidikan, kesehatan, peningkatan keterampilan, penguatan karakter, inovasi serta peningkatan kualitas generasi muda harus mendapat perhatian serius dalam agenda pembangunan.

“Kita ingin anak-anak Maluku bukan hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus menjadi pelaku, penggerak, dan pemenang masa depan,” ujarnya.

Upacara HUT ke-81 Provinsi Maluku turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku beserta istri, Gubernur Maluku periode 2019–2024 Murad Ismail bersama Ibu Widya Pratiwi yang juga anggota DPR RI Dapil Maluku, serta mantan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno.

Sejumlah pejabat dan tokoh daerah juga hadir, di antaranya jajaran Forkopimda Maluku, para bupati dan wali kota se-Maluku bersama Ketua TP-PKK kabupaten/kota, Sekretaris Daerah Maluku, anggota DPRD, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon, BUMD, pimpinan perbankan, para kepala SMA/SMK sederajat, ASN lingkup Pemprov Maluku serta tamu undangan lainnya.

Peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku diharapkan menjadi titik penguatan semangat seluruh elemen masyarakat untuk bergerak dalam satu arah. Persatuan menjadi modal penting untuk mewujudkan Maluku sebagai provinsi kepulauan yang semakin maju, produktif, berdaya saing dan sejahtera.

Maluku Bersatu, Maju Membangun Negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *