Razia KRYD Polsek Baguala Berhasil Sita 105 Liter Sopi di Passo
Ambon, Salawaku – Upaya menekan peredaran minuman keras ilegal terus dilakukan jajaran Polsek Baguala. Dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis (4/6/2026), polisi berhasil mengamankan sebanyak 105 liter minuman keras tradisional jenis sopi di kawasan Negeri Passo, Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kota Ambon.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIT tersebut dipimpin Kanit Samapta Polsek Baguala, AIPTU J.W. Maitimu, S.Sos., bersama Kanit Reskrim Polsek Baguala, AIPTU S. Romroman, S.H., M.H., dan melibatkan sejumlah personel Polsek Baguala.
Kegiatan razia dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas tentang pelaksanaan razia minuman keras dan senjata tajam di wilayah hukum Polsek Baguala. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman keras.
Petugas menyasar aktivitas bongkar muat barang dari jasa angkutan umum lintas Seram di kawasan Lorong Kantor Klasis Lama, Negeri Passo. Saat melakukan pemeriksaan, polisi menemukan puluhan jeriken berisi sopi yang ditinggalkan tanpa pemilik di halaman salah satu rumah warga setelah proses bongkar muat berlangsung.
Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sekitar 105 liter sopi yang diduga akan diedarkan di wilayah Kota Ambon. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Baguala untuk diamankan dan selanjutnya akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Kapolsek Baguala menegaskan, razia serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi memicu tindak kriminal maupun konflik sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran maupun konsumsi minuman keras ilegal,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.45 WIT. Selama pelaksanaan razia berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


