Sinergi bersama TNI-Polri, Lapas Wahai Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Jelang Iduladha

Wahai, Salawaku– Jelang Iduladha, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus jaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Sebagai langkah konkret deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Lapas Wahai gelar razia blok hunian Warga Binaan dengan menggandeng Komando Rayon Militer (Koramil) Wahai dan Kepolisian sektor (Polsek) Wahai, Sabtu (23/5) malam.

Sinergi Aparat Penegak Hukum ini dilakukan untuk memastikan jajaran Lapas Wahai perang terhadap handphone, pungutan liar dan narkoba (halinar) razia seluruh blok hunian sekaligus pemeriksaan urine bagi Warga Binaan. Kegiatan tersebut berlangsung secara transparan, ketat, namun tetap humanis.

‎Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan kegiatan ini merupakan deteksi dini gangguan kamtib, khususnya jelang hari-hari besar keagamaan di mana mobilitas dan aktivitas di Lapas cenderung meningkat. ‎”Sinergi bersama TNI dan Polri malam ini adalah wujud sinergi kami dalam menjaga stabilitas kamtib untuk zero halinar.

Kami ingin memastikan perayaan Iduladha di Lapas Wahai berjalan dengan khidmat, aman, dan tanpa ada gangguan apa pun,” tegasnya.

‎Selanjutnya, petugas gabungan langsung bergerak menyisir setiap sudut kamar hunian. Petugas memeriksa dengan teliti barang-barang milik Warga Binaan guna mengantisipasi adanya barang larangan, yakni handphone, narkoba, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya. ‎

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas tidak menemukan adanya narkoba maupun barang penyelundupan yang menonjol. Namun, petugas mengamankan beberapa benda yang dilarang berada di blok demi alasan keamanan, yaitu enam sendok kaca, enam gelas kaca, tiga deodoran kaca, lima botol parfum kaca, sembilan belas korek api, empat cukuran, satu gunting, dua pisau, empat pinset, satu gunting kuku, lima silet, dua kepala ikat pinggang, dua kaca, tujuh paku, satu pena, satu hanger besi, tiga tali sepatu, dua kawat, dan 50 lima butir obat-obatan. Barang-barang hasil temuan tersebut langsung didata untuk dimusnahkan di lain hari.

‎Pihak TNI dan Polri yang hadir memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang diambil oleh Lapas Wahai. Mereka menegaskan siap sedia kapan pun untuk mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang aman dan tertib.

Perwakilan dari Koramil 1502/05 Wahai, Sersan Kepala Hamim Baadia, siap mendukung penuh langkah preventif yang diambil Lapas Wahai melalui razia. Stabilitas keamanan di Lapas merupakan bagian penting dari kondusivitas wilayah Wahai secara umum.

‎”Jelang Iduladha, pengamanan memang harus diperketat. Kami selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan untuk back-up pengamanan demi kenyamanan bersama,” ungkap Hamim.

‎Senada, Kepala Polsel Wahai, Ajun Komisaris Polisi Fahrul Sabban, juga memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pelaksanaan tes urine. Pihaknya menegaskan kolaborasi ini merupakan bukti nyata soliditas Aparat Penegak Hukum di wilayah.

‎”Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan proses pemeriksaan tes urine bagi Warga Binaan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. Alhamdulillah, hasil tes urine Warga Binaan semuanya menunjukkan hasil negatif,” jelas Fahrul.

‎Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan tanggapan positif atas langkah taktis yang diambil Lapas Wahai. ‎”Jelang Iduladha, kewaspadaan memang harus ditingkatkan berlipat ganda. Stabilitas kamtib di Lapas adalah hal utama agar hak-hak beribadah Warga Binaan dan ketenangan petugas terjamin dengan baik,” tegasnya.

‎Dengan terlaksananya razia gabungan ini, diharapkan seluruh petugas dan Warga Binaan di Lapas Wahai menyambut serta menjalankan ibadah dan perayaan Iduladha dengan penuh kedamaian, aman, tertib, dan kondusif.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *