Upaya Preventif Lapas Dobo, Dalam Menekan Potensi Gangguan Kamtib

Dobo, Salawaku– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo, Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, terus melakukan berbagai tindakan pencegahan antisipasi terhadap indikasi potensi gangguan keamanan, Sabtu(14/3/2026).

Dalam program Aksi Strategis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya dengan melakukan pemberantasan narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus pada Lapas dan Rutan. Kedua hal ini merupakan salah satu penyebab timbulnya gangguan keamanan sehingga menjadi fokus utama pada bidang Pemasyarakatan.

Oleh sebab itu, Lapas Dobo terus melakukan berbagai upaya preventif melalui kegiatan penggeledahan kamar hunian serta pelaksanaan tes urine bagi tahanan dan warga binaan. Hal ini secara rutin dan terjadwal dilakukan dalam rangka pencegahan antisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban.

Tindakan pencegahan bertujuan meminimalisir peredaran barang terlarang maupun mendeteksi dini potensi gangguan sehingga dapat mewujudkan situasi dan kondisi yang terus aman dan kondusif.

Diawali dengan kegiatan penggeledahan kamar hunian Nuri II, dipimpin langsung oleh Kasubsi Kamtib, bersama regu pengamanan melakukan penggeledahan badan dilanjutkan dengan pemeriksaan barang bawaan. Selain itu, penggeledahan juga berfokus pada area tempat tidur, area kamar mandi, toilet dan area kamar sekitar. Setelah itu dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine bagi dua orang tahanan, dengan diawasi secara ketat oleh petugas, pada saat pengambilan sampel.

Abdul G. Laitupa, selaku Kasubsi Kamtib, menginformasikan bahwa dari kegiatan sidak, ditemukan beberapa barang berbahaya, berupa; sendok gunting, paku, hingga gelas kaca. Sejumlah barang sitaan ini kemudian diamankan dan akan dimusnakan selanjutnya. Dari tes urin yang dilakukan, hasilnya dinyatakan NEGATIF.

“Tindakan preventif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan rutin dilakukan secara terjadwal maupun insidentil, hal ini merupakan upaya deteksi dini potensi gangguan,” terang Laitupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *