Polresta Ambon Kawal Rekonsiliasi Pemuda Negeri Liang, Adat dan Perdamaian Jadi Perekat

Ambon, Salawaku— Upaya menjaga perdamaian pasca konflik pemuda di Negeri Liang terus dikawal aparat keamanan. Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melalui Polsek Salahutu memfasilitasi pertemuan lanjutan sebagai bagian dari penguatan rekonsiliasi dan komitmen bersama menjaga stabilitas kamtibmas.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (24/1/2026), dimulai pukul 10.40 WIT dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Salahutu AKP Aris, S.Sos. Kegiatan tersebut melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah negeri, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan pemuda.

Turut hadir Kasat Binmas Polresta Ambon AKP Jafar Lessy, S.H., Danramil 1504 Salahutu Kapten Inf. Hamlek Lumamuly, Raja Negeri Liang Taslim Samual, S.Pd., Imam Masjid Jami, para Kepala Soa, dan tokoh pemuda setempat.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari kesepakatan damai yang telah dicapai sebelumnya, sekaligus membahas rangkaian kegiatan adat sebagai simbol pemulihan hubungan sosial dan penguatan persaudaraan antar warga Negeri Liang.

Sejumlah agenda penting disepakati, di antaranya pelaksanaan Makan Patita sebagai simbol kebersamaan, ritual adat Kaul Kambing, serta penyembelihan merpati sebagai bagian dari proses adat. Selain itu, direncanakan pula pembacaan kesepakatan damai oleh tiga Soa di Negeri Liang sebagai penegasan komitmen bersama menjaga perdamaian.

Berdasarkan hasil pertemuan, Makan Patita dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026, sementara ritual adat Kaul Kambing dan pemotongan merpati akan dilaksanakan setelahnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses perdamaian, mencegah potensi konflik susulan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 12.45 WIT. Situasi kamtibmas di Negeri Liang terpantau kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *