Pembangunan Terminal Penumpang Masih 5 Persen
Ambon, Salawaku-Pembangunan terminal penumpang Pelabuhan Yos Sudardo Ambon kini masih 5 persen.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo sejak melakukan groundbreaking Kamis (31/7/2025) masih melakukan proses pembangunan bertahap.
Langkah ini dilakukan mendukung penguatan konektivitas nasional, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh General Manager (GM) Pelindo Cabang Ambon, Zahlan Jumat (12/12/2025).
Dikatakan, terkait area perluasan ketika masuk ke pelabuhan, perlu disampaikan bahwa pengembangan tersebut masih masuk dalam jangka menengah.
“Untuk tahun ini, progresnya belum signifikan, karena yang dikerjakan baru pekerjaan awal yang memang sudah masuk paket sejak tahun lalu. Jadi, untuk perluasan area masuk pelabuhan pada jangka pendek saat ini memang belum dapat terealisasi,” Jelasnya.
Alasannya, kapasitasnya masih belum mendesak, berdasarkan kebiasaan dan pergerakan penumpang hingga hari ini. “Data yang kami tampilkan adalah data historis dari tahun-tahun sebelumnya. Sejauh laporan yang kami terima hingga kemarin, progres pembangunan masih berada pada tren positif, sesuai rencana.
Karena proyek ini berada pada tahap awal, pekerjaan yang dilakukan masih berupa pekerjaan fisik dasar, seperti penggalian dan pemboran. Alat-alat berat sudah mulai didatangkan dan digunakan secara bertahap. Karena sifat pekerjaannya masih sebatas pengeboran dan pekerjaan ringan, kami belum masuk ke pekerjaan besar yang dapat mengganggu aktivitas pelabuhan, seperti pemancangan, pemasangan struktur besar, atau pekerjaan tanah yang luas,” Akuinya.
Dari target yang ditetapkan, progresnya baru sekitar 1,7% hingga 2,8% untuk bulan ini.
Perkiraan ke depan, pekerjaan akan mulai terlihat lebih nyata ketika proses konstruksi dan pemasangan struktur seperti dinding, batu, batas area, maupun material lainnya sudah dapat dikerjakan.
“Perlu kami tekankan, proyek ini bukan pembangunan baru sepenuhnya, tetapi merupakan peningkatan fasilitas yang sudah ada. Karena itu, kami bekerja dengan sangat hati-hati, sebab aktivitas pelayanan penumpang tetap berjalan di tengah proses konstruksi. Ini penting agar keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” Ujarnya.
Menurutnya, material berukuran besar juga tidak bisa dimobilisasi sekaligus; harus dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu operasional pelabuhan. Termasuk penataan rekayasa lalu lintas dan pola pergerakan di musim puncak. “Karena itu, beberapa pekerjaan kami percepat sebelum masa puncak, dan setelah masa puncak selesai barulah konstruksi bisa dilanjutkan kembali dengan intensitas yang lebih besar,” Terangnya.
Terkait kapasitas, setelah perluasan selesai nantinya: Kapasitas penumpang dapat meningkat dari ±800 orang menjadi sekitar 1.500–2.000 orang.
Dengan Luas area pelayanan yang semula sekitar 1.200–2.000 m² akan meningkat menjadi sekitar 3.200 m², karena akan ada dua lantai.
Untuk diketahui GM didampingi Berli Kardin (Plh. Manager Operasi & Teknik Regional 4 Ambon), Octaviani A Angkumona (Plh. Manager Penunjang Operasi Regional 4 Ambon), Yandi Sofya Hadi (Terminal Head TPK Ambon)
Andrea Rico (Manager Penunjang Operasi TPK Ambon), Nursan (Manager Operasi TPK Ambon) dan Ilham (Supervisor Pelindo Marine Service).




