AMBON, SAWALAKU– DPD PDI Perjuangan Maluku akan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Gabungan yang berlangsung di Hotel Santika Ambon, Minggu 2 November.
Dalam Konferda dan Konfercab tersebut tema yang diambil adalah “Satyam Eva Jayate, Berderap Dalam Satu Rampak Barisan”. Tema ini dianggap sangat relevan untuk ditetapkan sebagai teman Konferda VI dan Konfercab gabungan DPC Partai.
“Ini merupakan tema kongres PDI Perjuangan, sehingga kami merasa tema ini sangat relevan untuk Konferda dan Konfercab,” kata Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Maluku Thobyhendj M Sahureka di kantor DPD PDI Perjuangan Maluku, Kamis (30/10).
Sedangkan, kata dia, untuk subtema adalah kedaulatan maritime Maluku, jalan politik kerakyatan menuju keadilan sosial. Karena subtema Kedaulatan Maritim Maluku dirumuskan berdasarkan kebutuhan strategis pembangunan daerah dalam lima tahun mendatang.
Melalui subtema ini, PDI Perjuangan Maluku menegaskan komitmennya menjadikan sektor maritim sebagai basis perencanaan pembangunan daerah, sejalan dengan penguatan sektor pertanian sebagai penopang kesejahteraan rakyat.
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Johan Rahantoknam, menjelaskan, Konferda dan Konfercab ini akan menjadi forum konsolidasi ideologi dan regenerasi kepemimpinan partai di daerah.
“Forum ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi ruang ideologis untuk memastikan bahwa kepemimpinan partai di Maluku tetap kuat, solid, dan memiliki legitimasi politik yang sah,” kata Rahantoknam.
Konferda kali ini diharapkan melahirkan keputusan politik yang berjiwa Pancasila 1 Juni 1945, berpihak pada kepentingan rakyat dan daerah, serta memperkuat posisi Maluku sebagai provinsi kepulauan yang berdaulat secara politik, ekonomi, dan budaya.
“PDI Perjuangan di Maluku memikul tanggung jawab ideologis untuk melahirkan keputusan politik yang Pancasilais, berpihak pada kepentingan rakyat, daerah, bangsa, dan negara,” katanya.






