Ambon, Salawaku-Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Maluku 2025 kian memanas.
Suhu politik internal partai berlambang pohon beringin ini juga semakin naik. Sehingga aroma pertarungan sengit merebut kursi ketua mulai terendus.
Saling klaim dukungan dari pemilik suara sah untuk dapat bertarung mulai bergema bahkan sampai dapat dukungan DPP Golkar.
Terkait dengan itu, Koordinator bidang pemenangan pemilu DPD partai Golkar Provinsi Maluku, Subhan Pattimahu menyampaikan, bahwa Siapapun kader Partai memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih.
Kendati demikian, dua nama mulai menguat di diruang publik Maluku.
“Ada dua nama yang akan dihembuskan akan memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Maluku ada bung boy Sangadji dan bung Richard Rahakbauw.
Mereka adalah kadee kader Partai yang memiliki kapasitas juga kapabilitas yang memadai,” jelas Pattimahu.
Namun demikian, terkait sosok Rohalim Boy Sangadji alias RBS sampai hari ini belum pernah menyatakan diri untuk maju sebagai calon ketua partai berlambang beringin ini. Begitu pula dengan Richard Rahakbauw alias RR.
Keduanya belum pernah secara resmi menyatakan diri maju dalam kontestasi musda ini.
Soal ada pertemuan dan dukungan dari DPP Partai Golkar kepada Bung RR, sampai saat ini belum dapat informasi pasti karena DPP Partai Golkar tentu menyerahkan sepenuhnya kepada pemegang hak suara didaerah yaitu DPD partai golkar ditingkat Kabupaten/kota dan organisasi Hasta Karya Partai Golkar yang didalamnya ada organisasi pendiri partai golkar dan organisasi yang didirikan oleh partai Golkar meskipun dalan aturan dan mekanisme musda itu DPP memiliki satu suara pada pemilihan.
“Jadi kami tegaskan kepada oknum-oknum yang berada di jajaran pengurus DPP Partai Golkar yang tidak pada wilayah tugas dan kompetensinya untuk mengurus musyawarah daerah di Maluku agar dapat memahami dengan baik tugas dan bidang kerjanya di DPP. Jangan over action karena akan merusak sistem dan kombinasi kerja yang telah ditetapkan oleh DPP Partai Golkar,” cetusnya
Sementara itu terkait nama Bung Boy, yang merupakan Ketua Depidar Soksi Maluku sementara ini masih fokus pada konsolidasi Soksi di Maluku.
“Tetapi jika pada waktunya untuk deklarasi sebagai Calon ketua DPD Golkar Maluku Bung Boy dia Siap lahir bathin untuk bertanding dengan siapapun kader partai yang juga akan mencalonkan diri. Bagi kami ada pekerjaan rumah besar beringin Maluku yang harus menjadi perhatian Calon Ketua, yaitu pertama Kondisi fisik Kantor DPD Partai Golkar yang sangat memprihatinkan, kedua target pemenangan pada 2029 adalah menambah jumlah kursi legislatif pada semua dapil, ketiga harus bisa mengembalikan Satu kursi di DPR RI. Ini adalah target secara nasional yang harus dicapai dengan cara dan strategi pemenangan dari pada calon ketua DPD Golkar Maluku nantinya,” tandanya.
Untuk diketahui bahwa kepengurusan DPD Partai Golkar Maluku dibawah kepempinan Pak Ramly Umasugi itu secara periodesasi telah selesai 19 Mei 2025. (NN)






